Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sedihnya Nenek Tumi, Ditinggal Wirid, Rumah Rata dengan Tanah Dilahap si Jago Merah

Abu Kasim • Jumat, 26 Juli 2024 | 16:13 WIB

Rumah nenek Tumi (86) warga Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan ludes terbakar dan rata dengan tanah, Jumat (26/7/2024) siang.
Rumah nenek Tumi (86) warga Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan ludes terbakar dan rata dengan tanah, Jumat (26/7/2024) siang.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Ditinggal wirid, rumah nenek Tumi (86) warga Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, dilalap si jago merah, Jumat (26/7/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

Rumah yang terbuat dari kayu ini, tidak ada yang bisa diselamatkan oleh korban. Namun beruntung, saata kejadian korban tidak berada di rumah, sehingga dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya saja korban mengalami kerugian material yang mencapai puluhan juta rupiah.

"Ya, tak ada yang bisa diselamatkan. Rumahnya sudah rata dengan tanah, karena rumahnya termasuk rumah tua dan terbuat dari kayu, sehingga mudah terbakar," ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Kembung Luar, Paizin kepada Riaupos.co, Jumat (26/7/2024).

Ia menyebutkan, saat kejadian korban memang tidak ada di rumah, karena mengikuti kegiatan rutin di desa yakni wirid mingguan. Saat mengetahui rumahnya terbakar dan rata dengan tanah, korban sangat syok.

Paizan menyebutkan, karena cuaca sangat panas dan masyarakat juga ikut membantu memadamkan api dengan peralatan apa adanya, makanya tak mampu menghalangi cepatnya api yang menjalar ke seluruh rumah korban yang terbuat dari kayu yang mudah terbakar.

"Ya, untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui, namun kemungkinan besar berasal dari konsleting aliran listrik. Namun untuk penyebab pastinya bisa tanyakan ke pihak polisi," ujarnya.

Namun atas musibah itu, Sekdes mengharapkan, karena korban ini merupakan seorang janda yang hidup sendirian, maka diharapkan agar Pemkab Bengkalis dapat memberikan bantuan, yakni membangun kembali rumah korban yang hangus terbakar.

"Ya, kami meminta pihak Dinas Perkim dapat kembali membangun rumah nenek Tumi. Juga dinas sosial dan Baznas Bengkalis dapat juga memberikan bantuan, sehingga dapat meringankan beban korban," harapnya.

Terhadap kebakaran itu, Kapolsek Bantan, AKP Kasmandar Subekti yang dikonfirmasi membernarkan adanya kejadian kebakaran rumah warga di Desa Kembung Luar.

"Ya, benar ada kebakaran rumah warga di Kembung Luar. Namun dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun rumah korban sudah rata dengan tanah, akibat di lalap si jago merah," ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Silakan simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu dengan mengakses Riau Pos WhatsApp Channel

 

 

 

 

 

Editor : RP Edwir Sulaiman
#si jago meerah #korsleting listrik #pemkab bengkalis #kebakaran