PEKANBARU (RIAU POS.CO) - PT Cahaya Subarashi Indonesia menggelar acara pelepasan peserta pelatihan pemagangan ke Jepang dan peresmian Sending Organization (SO) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cahaya Subarashi Indonesia di Mona Plaza Hotel, Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, Sabtu (10/8/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan LPK Cahaya Subarashi Indonesia, Agung Wasi Ibrahim. Kementerian Ketenagakerjaan RI diwakili Sub Koordinator Bidang Perizinan dan Advokasi Penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri, Hilman Shopi Amarullah.
Kemudian, Kadisnakertrans Riau, H Boby Rachmat, Ditjen Pendidikan vokasi yang diwakili Ketua Tim kerja Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr Jahani.
Selanjutnya para kepala sekolah Pusat Keunggulan (PK) yang telah melakukan kerja sama pelatihan bahasa Jepang dengan LPK Cahaya Subarashi Indonesia. Dan pada peserta pelatihan bahasa Jepang.
Agung Wasi Ibrahim mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung persiapan program pemagangan ke Jepang yang diselenggarakan lembaganya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kadisnakertrans Riau Bapak H Boby Rachmat, S STP karena sudah di-support untuk surat rekomendasi Sending Organization (SO) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cahaya Subarashi Indonesia," ujar Agung Wasi Ibrahim.
Saat ini, katanya, ada 13 sekolah mengikuti pelatihan, dengan rincian 10 siswa per satu sekolah. Pelatihan berlangsung tiga bulan. Dimulai sejak bulan Mei 2024. Bahasa Jepang, fisik, mental, disiplin, dan budaya-budaya Jepang jadi materi dalam pelatihan ini.
Agung mengatakan, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dapat ikut program Kementerian Ketenagakerjaan melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Riau yang akan dilaksanakan pada 12 Agustus mendatang.
Sementara itu, Hilman Shopi Amarullah menyebutkan, pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau akan melaksanakan program IM Japan tersebut.
"Nantinya akan ada tahapan dan seleksi, mudah-mudahan program ini dapat berlanjut, lewat Kemnaker ataupun Kemendikbudristek," ujar Hilman.
Dia pun mengharapkan program pemagangan ke Jepang dari LPK Cahaya Subarashi Indonesia dapat terus berlanjut, sebab telah mendapatkan legalitas.
Menurutnya, peserta yang lolos ikut magang ke Jepang bisa meningkatkan kompetensi dan keterampilan untuk memperbesar peluang kerja di usia produktif serta dapat membuka lapangan pekerjaan.
"Banyak manfaat dari program magang ke Jepang, tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga bisa membuka lapangan pekerjaan, sehingga bisa mengurangi pengangguran," katanya.
Kadisnakertrans Riau H Boby Rachmat mengapresiasi LPK Cahaya Subarashi Indonesia yang telah menggelar acara pelepasan peserta pelatihan pemagangan ke Jepang dan peresmian Sending Organization. Apalagi LPK Cahaya Subarashi Indonesia menjadi LPK pertama di Riau yang mendapatkan izin resmi menyelenggarakan program magang ke Jepang.
Lebih lanjut, Boby ucapkan selamat ke peserta yang telah menyelesaikan pelatihan di LPK Cahaya Subarashi Indonesia. Boby berharap peserta yang lolos ikut program dari IM Japan.
Tak lupa, Boby juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia berpesan kepada peserta yang lolos untuk tidak melakukan kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun nama negara.(dof)
Editor : RP Edwar Yaman