PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Reserse Narkoba kembali menggagalkan upaya penyeludupan narkotika jenis sabu melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru sebanyak 1,5 kg. Sebanyak 6 orang ditangkap pada Sabtu-Ahad (17-18/8) lalu.
Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru Radityo Ari Purwoko mengatakan, bahwa pihaknya selalu melakukan pemeriksaan keamanan secara ketat terhadap seluruh barang bawaan penumpang menggunakan x-ray dan petugas aviation security bandara juga melakukan profiling terhadap seluruh penumpang untuk mendeteksi penumpang yang mencurigakan membawa narkoba.
"Sejak tahun 2022 sampai 2024, Bandara Sultan Syarif Kasim II telah lebih dari 50 kali berhasil menggagalkan pengiriman berbagai jenis narkoba, baik yang ditemukan melalui mesin x-ray maupun berdasarkan profiling penumpang yang menyembunyikan narkoba di balik atau di dalam baju," ujarnya kepada Riau Pos, Selasa (20/8/2024).
Adapun jumlah narkoba yang berhasil digagalkan sejumlah 33,058 kilogram narkoba jenis sabu, 19,040 kilogram narkoba jenis ganja & hampir 7.569 butir pil ekstasi.
"Sudah menjadi kewajiban dari seluruh instansi untuk bersama-sama mencegah serta menggagalkan pengedaran barang terlarang disebut," lanjutnya.
Ia menambahkan, PT Angkasa Pura II senantiasa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Badan Narkotika Nasional maupun TNI/Polri.
"Untuk peningkatan keamanan, kami selalu menggunakan model x-ray terbaru dan x-ray yang digunakan saat ini adalah model double view yaitu x-ray yang bisa melihat dari beberapa sisi, sehingga lebih akurat dalam mendeteksi barang-barang yang dicurigai di dalam koper/tas penumpang," paparnya.
Di samping itu, petugas juga terus diberikan pelatihan untuk me-refresh serta meng-upgrade pengetahuannya perihal barang-barang terlarang yang lewat melalui x-ray maupun melalui profiling penumpang.(azr)
Editor : M. Erizal