Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Maarten Paes, Pemain Diaspora yang Jadi Bintang Timnas Indonesia, Sang Nenek Asal Kediri

Redaksi • Rabu, 11 September 2024 | 23:45 WIB
Maarten Paes tampil prima dengan Timnas Indonesia yang ternyata punya rekor apik dalam karirnya.
Maarten Paes tampil prima dengan Timnas Indonesia yang ternyata punya rekor apik dalam karirnya.

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada Selasa (10/6) malam kemarin, timnas Indonesia berhadapan dengan Australia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta.

Pertandingan tersebut berjalan cukup alot. Di babak pertama, timnas Indonesia dan Australia saling berbagi serangan. Namun, di babak kedua, Australia mendominasi pertandingan. Ada banyak shot on target dari para pemain Australia mengarah ke gawang Indonesia.

Namun, semua tendangan tersebut dapat dipatahkan oleh seorang Maarten Pada. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 0-0.

Pertandingan tersebut memang milik Maarten Paes. Hal ini ditunjukkan dengan pencapaiannya yang menjadi Man of The Match di pertandingan Indonesia vs Australia.

Tidak sedikit netizen yang penasaran dengan sosok kiper diaspora timnas Indonesia satu ini. Berikut ini adalah profil dari seorang Maarten Paes.

Dikutip dari situs Transfermarkt, Maarten Vincent Paes lahir di Nijmegen, Belanda, pada tanggal 14 Mei 1998. Maarten memulai karir di dunia sepak bola level junior di klub VV Union Youth.

Pada tahun 2012 Maarten masuk akademi NEC Nijmegen. Di tahun 2018 ia pindah ke klub FC Utrecht.

Karirnya makin bersinar pada tahun 2022 setelah ia memutuskan pindah ke MLS (Major League Soccer), tepatnya di klub FC Dallas.

Di FC Dallas, karir sepak bola makin bersinar. Tidak hanya menjadi kiper utama, Maarten juga sempat menjadi salah satu kiper terbaik MLS.

Maarten juga sempat membela timnas Belanda di level U-19, U-20, dan U-21. Ia juga sempat membela Tim Oranje di Euro U-19.

Nyatanya, Indonesia bukanlah negara yang asing bagi Maarten Paes. Sang nenek lahir di Indonesia, tepatnya di kota Kediri, Jawa Timur.

Maarten juga sempat berkunjung ke kota tersebut. Hal ini yang membuat Maarten Paes memiliki rasa keterikatan atau hubungan dengan Indonesia.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae Young (STY) kepincut dengan performa seorang Maarten Paes. Maarten Paes memiliki tubuh yang kokoh dan ideal untuk seorang kiper dengan tinggi badan mencapai 192 cm.

Tidak hanya itu, Maarten juga jago membaca arah bola dan mampu memotongnya dengan cepat. Maarten Paes juga terbilang skillful untuk ukuran seorang kiper.

Rapor Maarten Paes di pertandingan Indonesia lawan Australia kemarin malam juga sangat bagus. Maarten berhasil menggagalkan sepakan para pemain Australia sebanyak lima kali.

Tidak heran jika para suporter bahkan netizen mengelu-elukan nama seorang Maarten Paes. Maarten Paes bisa menjadi jawaban timnas Indonesia untuk urusan penjaga gawang di beberapa tahun ke depan.

Sumber: JawaPos.com

Editor : M. Erizal
#garuda #STY #pssi #Maarten Paes #piala dunia #timnas