PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Di tengah padatnya jadwal yang sudah dikonfirmasinya, calon Gubernur Riau Muhammad Nasir masih sempat memenuhi undangan panitia penyelenggara dialog Media Expo yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau di Mal SKA Pekanbaru, Ahad (15/9/2024).
Namun, Nasir datang tidak sebagai pembicara dalam dialog Pilkada yang digelar. Dia datang hanya ingin menyampaikan permohonan maaf karena ada banyak kegiatan yang bersamaan jadwalnya. Dia pun meminta kepada ketua tim pemenangan Nasir Wardan Riau Bersatu (Nawaitu) Dr Firdaus MT untuk menggantikannya di acara dialog ini.
‘’Minta maaf saya sampaikan kepada panitia penyelenggara, karena saya tidak bisa mengikuti rundown acaranya. Saya wakilkan kepada ketua tim pemenangan Nawaitu, Pak Firdaus. Dan terima kasih sudah memberikan kesempatan ini,’’ ujarnya kepada Riaupos.co saat diwawancarai dilokasi acara.
Namun begitu, dia mengapresiasi acara Media Expo ini, dengan ragam kegiatan yang dihadirkan.
‘’Bicara peran media tentu, kita melihat perannya cukup sentral dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Untuk itu dalam pembangunan daerah peran media harus menjadi mitra yang baik,’’ ungkapnya sebelum meninggalkan lokasi acara untuk memenuhi undangan acara lainnya.
Dialog Pilkada ini dipandu langsung oleh MC Satria Batubara, dan Dr Firdaus MT mewakili paslon Muhammad Nasir-Muhammad Wardan di-branding Nawaitu (Nasir Wardan Riau Bersatu) memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan siapa sosok Nawaitu, dan program unggulannya yang disesuaikan dengan pembangunan Riau ke depan, salah satunya soal SDM dan kesejahteraan masyarakat.
‘’Muhamad Nasir ini adalah pengusaha. Dia juga merupakan anggota DPR RI tiga priode yang diyakini punya jejaring pusat yang baik, dan tahu celah-celah bagaimana bisa membawa APBN sebanyak-banyaknya untuk membangun Riau ke depan. Didukung oleh seorang wakil yaitu Muhammad Wardan merupakan birokrat dengan pengalamannya, menjadi bupati Inhil dua priode dan punya pengalaman menjadi kepala Dinas Penddidikan Provinsi Riau, kolaborasi ini menjadi harapan untuk bisa membawa Riau lebih baik lagi tentunya,’’ ungkap Firdaus di hadapan para audiens dialog pilkada ini.
Sejak dipercaya sebagai ketua tim koalisi pemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menjadi presiden dan wakil presiden terpilih RI, Muhammad Nasir sudah membuktikan tugasnya dengan kemenangan Prabowo di Riau dan juga berkat dukungan masyarakat Riau sehingga Prabowo-Gibran menang di Riau.
‘’Dari sinilah Muhammad Nasir mendapatkan amanah langsung dari Pak Probowo untuk maju pada Pilgubri. Hingga saat ini, dan jika nanti diamanahkan menjadi gubernur, apa yang menjadi cita-cita nasional menjadi Indonesia Emas tentu dimulai dari Riau Emas dahulu,’’ ujar Firdaus.
Mengenai program kerja nantinya, paslon Nawaitu yang merupakan calon gubenur pilihan Prabowo mempunyai keinginan sektor pendidikan menjadi hal utama dalam membangun Riau. Selanjutnya kesehatan, serta peningkatan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.
‘’Maka dalam hal ini (dalam program Nawaitu) yang utama perlu dibangun dahulu SDM-nya yang berkualitas,’’ ujar Firdaus.
Ditegaskan Firdaus, bahwa untuk semua persoalan yang dialami di Riau saat ini perlu pemimpin yang punya komitmen, visioner, punya cita-cita dan komit dengan cita-cita sendiri. Misal punya cita-cita membangun SDM unggul, maka harus disiapkan, dibangun penunjangnya, sarana dan prasarananya termasuk juga kebutuhan gizinya juga menjadi perhatiannya.
‘’Ini tidak terinterkoneksi dan tidak bisa dipisah, misalkan begitu,’’ ujarnya.
‘’Untuk itu, saat ini Riau membutuhkan pemimpin yang visioner, pemimpin yang berani mengambil kebijakan, pemimpin yang punya komitmen dan kemudian pemimpin yang punya cita-cita mencapai kesejahteraan dan kebahagian rakyatnya, itu ada pada Muhammad Nasir,’’ tuturnya.(gus)
Editor : RP Edwar Yaman