Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Irjen Iqbal Minta Personel Pahami dan Terapkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Bertugas

Afiat Ananda • Selasa, 1 Oktober 2024 | 15:31 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Polda Riau menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Mapolda Riau, Selasa (1/10/2024). Adapun tema peringatan kali ini yakni "Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas".

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto dalam sebuah wawancara usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda Riau.
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto dalam sebuah wawancara usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda Riau.

Kapolda Riau Irjen M Iqbal menjelaskan bahwa Pancasila merupakan anugerah bagi seluruh rakyat Indonesia. Para pendiri bangsa telah menghadiahkan lima butir ideologi bagi penerus bangsa.

"Ada beberapa poin yang simetris dengan kerja-kerja kita yaitu melakukan upaya pemeliharaan keamanan, ketertiban masyarakat. Melakukan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta melakukan penegakan hukum yang berkeadilan," kata Irjen M Iqbal.

Dia menerangkan, pada sila pertama Pancasila berbunyi ketuhanan yang maha esa.

"Maknanya adalah Pancasila itu menginginkan masyarakat yang berketuhanan, melakukan kerja sehari-hari sesuai dengan norma-norma yang diatur dalam keagamaan masing-masing," sambungnya.

Kapolda menegaskan, ajaran agama manapun tidak menginginkan pemeluknya melakukan hal-hal yang negatif.

Selain itu, perlu dimaknai juga soal persatuan dan kesatuan Indonesia. Dalam era demokrasi, khususnya Pilkada serentak, Kepolisian Negara' Republik Indonesia menggaungkan Pemilu damai dengan menggagas program cooling system.

"Variabel utama adalah persatuan dan kesatuan bangsa. Berbeda-beda tapi tetap satu. Boleh bertanding mengedepankan intelektual war, tetapi jangan menjelek-jelekkan, hoaks, apalagi melakukan kekerasan. Ini sangat luar biasa makna dari hari Kesaktian Pancasila," tuturnya.

"Kami memegang teguh dan menjadikan Pancasila sebagai dasar bahwa Tribrata dan Catur Prasetya tentu sinarnya adalah Pancasila," pungkasnya.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#pemilu damai #kapolda riau irjen pol mohammad iqbal #Hari Kesakitan Pancasila