Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tak Ada Kericuhan saat Penyampaian Pendapat oleh Mahasiswa Unri, Presma: Semuanya Baik-Baik Saja

Dofi Iskandar • Jumat, 4 Oktober 2024 | 22:08 WIB

 

Prof Dr Hermandra
Prof Dr Hermandra

PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Pimpinan Universitas Riau (Unri) memastikan tidak ada kericuhan pada aksi unjuk rasa atau penyampaian pendapat oleh mahasiswa pada Kamis (3/10/2024) kemarin. Penyampaian pendapat oleh mahasiswa berlangsung damai.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri, Prof Dr Hermandra kepada media ini menjelaskan, adanya pemberitaan yang membuat foto seorang mahasiswa pengunjuk rasa dengan kepala terluka, itu bukan terjadi Kamis kemarin.

"Itu foto lama. Lokasinya pun entah di mana. Bukan di depan Rektorat,” katanya saat dihubungi Jumat (4/10/2024) malam.

Hermandra didampingi staf bidang komunikasi Pimpinan Unri Ridar Hendri PhD.  Ia mengatakan telah menghubungi penulis dalam berita tersebut dan mengakui ada keteledoran.

"Kami sudah mengingatkan mereka, agar ke depan lebih berhati-hati,” ujarnya. 

Hermandra mengatakan, tidak ada aksi unjuk rasa oleh mahasiswa yang berlangsung ricuh di Gedung Rektorat Unri pada Kamis.

"Penyampaian pendapat berlangsung damai. Tidak ada yang ricuh seperti yang diberitakan itu," ujar Hermandra, Jumat (4/10/2024).

Presiden Mahasiswa (Presma) Unri Muhammad Ravi yang dikonfirmasi Riaupos.co membenarkan, tidak ada kericuhan dalam penyampaian pendapat tersebut.

"Tidak ricuh, berlangsung damai. Semuanya baik-baik aja," ujar Muhammad Ravi.

 

Sebelumnya Rektor Universitas Riau (Unri) Prof Dr Sri Indarti SE menyatakan, Unri menginjak usia 62 tahun, terus menyempurnakan diri menuju universitas berstandar internasional.

"Tahun depan, tujuh gedung kampus yang dibangun dengan dana ADB (Asian Development Bank) sudah bisa kami gunakan. Menjelang Desember ini, seluruh jalan dalam kampus Unri sudah mulus," ujar Prof Dr Sri Indarti SE.

Menurut Rektor, tujuh gedung baru yang dibangun dengan dana ADB, sudah diserah-terimakan Pemerintah Pusat ke Unri, semester depan akan digunakan. Terutama gedung-gedung perkuliahan terintegrasi, yang dapat digunakan mahasiswa antar fakultas.

Sedangkan ruas-ruas jalan dalam kawasan kampus, yang di beberapa titik sempat tidak mulus karena aktivitas pembangunan gedung-gedung baru dengan dana ADB, ujar Sri Indarti, in sya Allah paling lama Desember ini sudah diaspal licin.

Semua program tersebut, kata Prof Sri Indarti, merupakan bagian dari 10 program strategis Unri, terutama pada butir “Membangun infrastruktur kampus yang strategis.”

Dalam wawancara dengan wartawan, Rektor Unri memastikan mengevaluasi semua kinerja pimpinan, mulai wakil rektor, kepala lembaga dan unit, hingga seluruh dekan di lingkungan Unri.

“Per tiga bulan kami eveluasi. Kalau wakil rektor, hasil evaluasi kami kirimkan ke kementerian. Kementerian yang akan menindaklanjutinya,” katanya tegas. 

Terkait pengelolaan dana publik, apalagi yang bersumber dari lembaga internasional seperti ADB, Unri melakukannya secara transparan dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, Unri sangat terbuka terhadap masukan dan kritik yang bertujuan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja.

 

Rektor juga menekankan bahwa pihak universitas telah membentuk tim audit internal yang independen untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Ini kami lakukan karena kami cinta Unri," pungkas Prof Sri Indarti.(dof)

Editor : RP Edwar Yaman
#berita terbaru seputar kampus unri #rektor unri prof dr hj sri indarti msi #mahasiswa unri #penyampaian pendapat #aksi damai #demo di rektorat unri #unjuk rasa #universitas riau