PEKANBARU (RP) - Untuk pertama kalinya Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menjadi tuan rumah dalam ajang fashion bertaraf internasional.
Ajang yang mampu menampilkan sepuluh fashion disainer terbaik dari 7 negara ini,mampu menyedot animo masyarakat di Kota Pekanbaru dan internasional untuk hadir dan menyaksikan pergelaran Internasional Riau Fashion Week (IRFW) 2024 di Kota Pekanbaru, Ahad (6/10/2024) lalu.
Turut hadir dalam kegiatan yang digelar oleh Asosiasi Pelaku Ekonomi Kreatif (Aspekraf) berlangsung selama lima hari dimulai 2-6 Oktober, Pj Ketua TP PKK Riau Zuliana Rahman Hadi, Pj Bupati Inhil Erisman Yahya, Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru Masriah, serta seluruh tamu dan peserta IRFW.
Ketua Panitia IRFW, Datin Seru Hj Syarifah Darmiati Aida mengatakan, bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2024 yang jatuh pada 2 Oktober lalu.
IRFW ini pertama kali digelar di Provinsi Riau dan diharapkan dapat mempromosikan produk-produk dari desainer-desainer asal Riau dan Indonesia hingga ke mancanegara.
Ada puluhan desainer yang memperkenalkan produknya melalui IRFW ini, termasuk desainer luar negeri. Produk-produk dari desainer tersebut dikenalkan oleh 300 model
Selain itu terdapat berbagai macam kegiatan di IRFW. Di antaranya fashion show, bazar dan fotografi serta lainnya.
IRFW juga turut memperkenalkan Batik Kiambang Bertaut asal Kabupaten Indragiri Hilir. Ada beberapa motif batik yang dikenalkan langsung oleh Pj Bupati Inhil, Erisman Yahya.
"Kami berharap ajang ini bisa rutin digelar dan dapat meningkatkan produk hasil kreatifitas para desainer di Provinsi Riau dan Indonesia," ucapnya
Sementara itu, Pj Ketua TP PKK Riau Zuliana, sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Puan Aspekraf. Ia juga berharap kegiatan fashion week ini dapat menambah wacana batik nasional. Karena batik Riau memiliki beragam motif dan nilai yang sangat tinggi yang harus diperkenalkan pada seluruh masyarakat.
"Batik Riau batik yang beragam dan nilainya sangat tinggi. Kami sangat berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan batik lokal Riau baik di nasional maupun internasional," terang Zuliana.
Sementara itu, Koordinator Puan Aspekraf Riau, Irna Juwita dalam kata sambutannya mengatakan, tujuan utama kegiatan untuk memperkenalkan batik Riau ke kancah internasional. Pihaknya ingin menunjukkan batik Riau memiliki potensi besar dan dapat bersaing dengan tekstil dari negara lain.
Terdapat sebanyak 45 desainer yang hadir dalam IRFW ini. Mereka menampilkan produknya melalui ratusan model yang tampil dalam fashion ini. Tujuh desainer datang dari luar negeri, yakni Nepal, India, Malaysia, Thailand, Filipina. Sementara ada tiga desainer yang datang dari luar Riau dan sisanya desainer lokal.
"Kegiatan IRFW ini dapat dilaksanakan kembali pada tahun depan agar dapat lebih mengenalkan batik keluarga dunia, namun kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa PAD bagi Riau," tegasnya
Laporan Prapti Dwi Lestari
Editor : M. Erizal