JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Speedboat yang membawa rombongan calon gubernur dan calon wakil gubernur Maluku Utara, Benny Laos-Sabrin Sehe meledak di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sabtu (12/10). Peristiwa itu mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, salah satunya Benny Laos.
Menyikapi hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan, penyelenggaraan Pilkada di Maluku Utara tetap berlanjut sebagaimana jadwal yang ditentukan.
"Pilkada harus terus berlanjut untuk mencari pemimpin yang baik di Maluku Utara," kata Tito saat melayat ke Rumah Duka Sentosa di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Ahad (13/10).
Menurutnya, partai politik pengusung diberi waktu untuk mencari pengganti cagub Malut, setelah meninggalnya Benny Laos.
Ia menyerahkan sepenuhnya kepada parpol pengusung terkait pergantian Benny Laos.
"Sesuai dengan aturan, ada waktu tujuh hari (mengganti) pasangan calon yang ada halangan tetap, seperti wafat. Kita enggak tahu, dari partai koalisi akan menentukan siapa pengganti yang bersangkutan dan kita ikuti prosedur seperti itu," tegas Tito.
Tito mengimbau, masyarakat di Malut tidak terpecah belah usai insiden tersebut. Ia tidak menginginkan, adanya aksi-aksi tidak bertanggung jawab di Malut.
Baca Juga: Pj Gubri Hadiri Rakor Pengamanan Pangan dengan Mendagri Tito Karnavian
"Saya tentunya berharap peristiwa ini tidak membuat masyarakat kemudian saling terbelah, apalagi melakukan aksi-aksi kekerasan," imbau Tito.
Sumber: Jawapos.com