SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Petugas Gabungan berhasil menemukan dan evakuasi seluruh korban tragedi tenggelamnya KLM Mutiara Kencana sejak Sabtu (26/10/2024) lalu.
Enam orang korban kru kapal ditemukan mengapung di perairan Pulau Karimun Anak, Senin (28/10/2024), pascakapal yang mereka nakhodai tenggelam dihantam gelombang dalam perjalanan dari Batu Pahat Malaysia ke Selatpanjang, Riau.
"Saat menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat untuk melakukan pencarian kapal dan memastikan keselamatan para ABK yang mungkin berada di perairan sekitar," jelas Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Tutut Basuki.
Setelah pencarian intensif, tim berhasil menemukan enam ABK yang mengapung di laut, diduga dari KLM Mutiara Kencana. Petugas segera melakukan evakuasi dan membawa mereka ke atas kapal patroli Bea Cukai.
Menurutnya kondisi para korban cukup mengkhawatirkan, sehingga pertolongan pertama dan perawatan langsung diberikan di atas kapal untuk memulihkan kondisi fisik para korban.
Berdasarkan hasil pendalaman informasi, KLM Mutiara Kencana, yang berangkat dari Batu Pahat dan bertujuan ke Selatpanjang, mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk.
"Hempasan ombak besar menyebabkan kapal mengalami kebocoran pada lambungnya, hingga akhirnya tenggelam," ungkap Tutut.
Setelah diselamatkan, para ABK dibawa ke Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelamatan ini merupakan upaya konkret dari sinergitas yang telah terjalin baik antara Bea Cukai Kepri, BASARNAS Karimun, Satpolairud Polres Karimun, dan KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun dalam menjaga keselamatan dan keamanan perairan.
"Sinergi antarlembaga ini diharapkan terus diperkuat demi memberikan perlindungan maksimal bagi semua pihak yang beraktivitas di wilayah perairan Kepri," ujarnya.(wir)
Editor : RP Edwar Yaman