Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harta Karun Bumi Riau Tersimpan Rapi di Laboratorium Geologi PHR

Evan Gunanzar • Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:41 WIB

Peneliti dari Lemigas Agus, melakukan penelitian terhadap ratusan sample core yang ada di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). LEMIGAS juga melakukan kegiatan analisis laboratorium berupa routine core analysis, petrography,
Peneliti dari Lemigas Agus, melakukan penelitian terhadap ratusan sample core yang ada di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). LEMIGAS juga melakukan kegiatan analisis laboratorium berupa routine core analysis, petrography,

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mengingat kembali perjalanan penggalian sumur minyak pertama di Riau dilakukan di Minas pada Maret tahun 1941 silam. Pengeboran dimulai pada 10 Desember 1943 dan selesai pada 4 Desember 1944 dengan kedalaman 2.624 feet atau setara dengan 800 meter.

Sejarah eksplorasi minyak dari masa ke masa itu bisa dijumpai disalah satu Laboratorium Geologi milik Pertamina Hulu Rokan (PHR). Didalam laboratorium ini menyimpan Ribuan sample inti (core) batuan dari perut bumi hasil eksplorasi yang dilakukan.

Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha, mengatakan seperti diketahui jenis-jenis batuan ada tiga macam, diantaranya batuan beku, batuan sedimen, metamore, kalau di minyak banyak dengan batuan sedimen.

Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha melakukan penelitian terhadap sample cutting yang ada di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). Cutting merupakan sampel gerusan batuan yang terjadi selama proses pengeboran.
Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha melakukan penelitian terhadap sample cutting yang ada di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). Cutting merupakan sampel gerusan batuan yang terjadi selama proses pengeboran.

“Core sample yang ada di lab ini umumnya merupakan batuan sedimen dimana Setiap lapisan itulah yang akan dianalisis alurnya mulai dari warna, tekstur yang meliputi ukuran, bentuk, hingga keseragaman butirannya, juga kandungan mineral dan sifat kimianya serta anomali atau struktur struktur sedimen. Hal ini untuk memperoleh data geologi yang terkandung dalam batuan tersebut” jelasnya kepada Riau Pos, Kamis (17/10/2024).

Menurutnya, Sumur-sumur eksplorasi ini sangat membutuhkan core dikarenakan aktifitas didalam ekspolorasi ini merupakan padat resiko, padat karya, padat modal (modal sangat besar), padat teknologi.

Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha memperlihatkan sample core yang tersimpan di gudang penyimpanan Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). ditempat ini terdapat 10 persen sample core dari sekitar 17 ribu sumur yang ada
Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha memperlihatkan sample core yang tersimpan di gudang penyimpanan Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). ditempat ini terdapat 10 persen sample core dari sekitar 17 ribu sumur yang ada

“Oleh karena itu kita butuh data yang lengkap, biasanya dibutuhkan analisa yang banyak. kenapa perlu data umur, sehingga hasilnya bisa maksimal,” ungkapnya.

“Dari 17 ribu titik sumur, hanya sekitar 10 persennya yang memiliki core sample. Sisanya hanya memiliki cutting (sampel gerusan batuan yang terjadi selama proses pengeboran) serta sidewall core atau sampel yang diambil dari dinding lubang sumur,” tambahnya.

Untuk diketahui, Core merupakan sampel atau contoh batuan yang diambil dari bawah permukaan dengan suatu metode tertentu. Core umumnya diambil pada kedalaman tertentu yang prospektif oleh perusahaan minyak atau tambang untuk keperluan lebih lanjut.

Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha memperlihatkan sample cutting yang tersimpan di gudang penyimpanan Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024).
Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha memperlihatkan sample cutting yang tersimpan di gudang penyimpanan Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024).

Data Core merupakan data yang paling baik untuk mengetahui kondisi bawah permukaan, tapi karena panjangnya terbatas, maka dituntut untuk mengambil data-data yang ada secara maksimal.

Cutting merupakan serbuk bor berupa hancuran dari batuan yang ditembus oleh mata bor (bit), serbuk bor ini diangkat dari dasar lubang bor ke permukaan oleh gerakan lumpur pemboran yang digunakan untuk mengebor pada waktu kegiatan pemboran berlangsung.

Petugas membersihkan sample core yang akan diteliti di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024).
Petugas membersihkan sample core yang akan diteliti di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024).

Dijelaskannya, selain menghasilkan informasi tentang kandungan minyak di satu titik sumur, para ahli juga dapat memberikan informasi lain seperti bagaimana langkah yang paling tepat untuk tindakan yang bisa dilakukan saat bagian eksplorasi mengalami kendala di lapangan.

“Dengan mempelajari core sample yang diambil dari sumur tersebut, kita bisa tahu jenis batuannya, usianya dan perlakuan yang tepat untuk mengatasinya,” katanya.

Dengan melakukan penelitian terhadap sample core ini para ahli bisa lebih maksimal dalam melakukan eksplorasi sehingga saat eksploitasi bisa mendapatkan hasil lebih sempurna.

Petugas membersihkan sample core yang akan diteliti menggunakan alat Protector Laboratory Hood di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024).
Petugas membersihkan sample core yang akan diteliti menggunakan alat Protector Laboratory Hood di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024).

“Ini merupakan dapur nya perusahaan minyak, karena dengan mendeskripsikan batuan yang ada, menganalisa batuannya kita bisa dapat kemana arah penyebaran minyak, dimana minyaknya, berapa besar cadangannya, dan setelah diambil barulah bisa mendapatkan profit dari minyak tersebut,” tutupnya. (van)

Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha meneliti beberapa sample core yang ada di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). Penelitian ini dilakukan untuk mencari kemungkinan cadangan minyak yang masih tersisa di bekas sumur ya
Senior Biostratigrapher PHR, Satia Graha meneliti beberapa sample core yang ada di Laboratorium Geologi Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/10/2024). Penelitian ini dilakukan untuk mencari kemungkinan cadangan minyak yang masih tersisa di bekas sumur ya

Editor : RP Arif Oktafian
#laboratorium #harta karun #PHR #bumi #riau