Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Inisiatif Hijau, PLN Gandeng 6 SMK di Riau Ubah Motor BBM Jadi Listrik

Siti Azura • Rabu, 20 November 2024 | 18:09 WIB
PT PLN (Persero) bersama 6 SMK di Riau  sukses mengkonversi 12 kendaraan bermotor berbasis bahan bakar minyak menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai yang ramah lingkungan
PT PLN (Persero) bersama 6 SMK di Riau sukses mengkonversi 12 kendaraan bermotor berbasis bahan bakar minyak menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai yang ramah lingkungan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- PT PLN (Persero) bersama 6 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Riau sukses mengkonversi 12 kendaraan bermotor berbasis bahan bakar minyak menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai yang ramah lingkungan pada Selasa (19/11).

SMK tersebut ialah SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci, dan SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung, SMK Negeri 3 Pekanbaru, SMK Negeri 5 Pekanbaru, SMK Negeri 8 Pekanbaru, dan SMK Mazmur Pekanbaru.

Kegiatan ini digelar dalam rangka mengakselerasi ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai transportasi jalan dan untuk mewujudkan penggunaan energi yang lebih bersih, efisien, mengurangi impor BBM serta dapat menghemat subsidi BBM, PT PLN (Persero).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR), Tonny Bellamy menjelaskan, PLN mendukung penuh langkah Pemerintah dalam program konversi motor listrik. Program ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk bisa menikmati kemudahan menggunakan kendaraan listrik.

"PLN berkomitmen untuk mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi transisi energi di Riau dan Kepulauan Riau. Melalui kolaborasi dengan SMK, PLN juga memperluas dampak program ini hingga ke sektor pendidikan," ungkapnya.

"Kerja sama ini memberikan pelatihan teknis kepada siswa dan guru SMK mengenai teknologi kendaraan listrik, termasuk proses konversi motor BBM menjadi motor listrik. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi hijau dan kendaraan listrik," lanjutnya.

Tonny menambahkan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik tentunya akan mendukung transformasi menuju mobilitas berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emision dan rencana konkret untuk mempercepat dekarbonisasi.

"Kerja sama ini mencerminkan peran PLN dalam mendukung pengembangan teknologi ramah lingkungan sekaligus mendorong inklusi pendidikan teknologi modern untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan berbasis energi bersih. Kami mengajak semua pihak untuk dapat terlibat aktif mendukung program ini karena akan memberikan dampak positif dimasa mendatang," kata Tonny.

 

 

Editor : RP Rinaldi
#motor listrik #pln #smk