Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ayo ke TPS, Hari Ini, 4.827.022 Warga Riau Salurkan Hak Pilih

Redaksi • Rabu, 27 November 2024 | 11:36 WIB

GRAFIS: AIDIL ADRI/RIAUPOS.CO
GRAFIS: AIDIL ADRI/RIAUPOS.CO

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Hari ini, Senin (27/11), 4.827.022 pemilih akan menentukan gubernur dan wakil gubernur Riau. Warga juga akan memilih bupati-wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kotanya untuk lima tahun ke depan.

Pemilih tersebut tersebar di 1.862 kelurahan/desa di Riau. Ada 11.480 tempat pemungutan suara (TPS) yang disiapkan. Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak dan melaksanakan kewajibannya melakukan pencoblosan.

Pj Gubri juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari praktik golput (golongan putih/tidak memilih) yang merugikan proses demokrasi. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, mari bersama-sama datang ke TPS. Gunakan hak suara lima tahunan sebagai warga negara yang baik,” ungkapnya, Selasa (26/11).

Pj Gubri Rahman Hadi turun langsung meninjau proses pendistribusian logistik pilkada di Kota Pekanbaru, seperti Kelurahan Umban Sari dan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai.

Didampingi Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa, Pj Gubri mengatakan logistik telah sampai ke tingkat kelurahan di seluruh kota. Oleh karena itu, peninjauan secara langsung ini dapat memastikan logistik sudah sampai ke tingkat TPS di seluruh wilayah. “Kami memastikan bahwa logistik sudah terdistribusi dengan baik,” ujarnya.

Dijelaskannya, langkah ini penting dilakukan untuk kelancaran jalannya pilkada di Riau. Dengan begitu, dirinya mengingatkan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak terkait, termasuk KPU, Bawaslu, serta petugas di lapangan. Diungkapkannya, seluruh TPS di Kota Pekanbaru berada dalam kondisi baik dan aman.

Meski demikian, ia tetap mengimbau seluruh petugas harus siap siaga dengan kondisi cuaca yang ada di lapangan. “Kami juga memastikan bahwa TPS dalam situasi yang baik-baik saja. Karena cuaca diperkirakan BMKG akan turun hujan, maka kami memastikan titik-titik TPS itu berada di tempat yang aman,” ungkapnya.

Pj Gubri juga mengimbau para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mengutamakan kesehatan dalam menjalankan tugas. “Kami juga ingin memastikan petugas, termasuk di KPPS siap menjalankan tugasnya. Sehingga pada pelaksanaan besok (hari ini, red), teman-teman penyelenggara diberi kekuatan dan kesehatan,” katanya.

Dijelaskannya, bahwa seluruh kebutuhan teknis, termasuk alat kelengkapan dan data pendukung telah dipersiapkan dengan matang. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental para petugas untuk memastikan kelancaran proses demokrasi lima tahunan tersebut.

“Untuk segala kelengkapannya kami pastikan sudah ada, serta semua daya dukung dan data dukungnya ada. Oleh karena itu, dengan koordinasi ini diharapkan akan menghasilkan yang optimal dalam pelaksanaan pilkada serentak besok (hari ini, red),” jelasnya.

Pj Gubri juga berharap pelaksanaan pemungutan suara berjalan lancar tanpa hambatan. Ia mengapresiasi upaya semua pihak yang terlibat dalam persiapan pilkada dan meminta masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelancaran proses ini. “Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar dan partisipasi masyarakat juga tinggi untuk hadir,” tambahnya.

Selain itu, Pj Gubri meminta masyarakat menjaga suasana kondusif selama proses pilkada berlangsung dan pentingnya menjaga integritas informasi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan. 

“Kemudian tetap untuk menjaga situasi yang kondusif bagi ASN (aparatur sipil negara) untuk melaksanakan secara netral. Tidak menyebar berita bohong, mengajak, mengimbau, atau melarang orang untuk hadir,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Seri Taufik Ikram Jamil juga meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan ikhlas. Pasalnya, memilih pemimpin merupakan sesuatu yang wajib dan hanya bermakna jika dilakukan sesuai hati nurani sebagai tempat bermukimnya keikhlasan.  “Hindari politik uang, kemudian  mengedepankan prasangka baik, serta berserah diri kepada Allah SWT,” ajaknya.

Imbauan juga disampaikan Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan. ‘’Kami minta kepada masyarakat untuk dapat gunakan hak pilihnya dan tidak golput,’’ ujarnya dalam jumpa pers di Grand Elite Hotel Pekanbaru, Selasa (26/11). ‘’Kita berdoa kepada Allah SWT meridai pesta rakyat dalam memilih dan menentukan pemimpin untuk lima tahun ke depan dengan tidak ada hujan atau cuaca buruk di seluruh Riau,’’ tambahnya.

Selain itu, Rusidi yang didampingi oleh anggota KPU Riau lainnya, Nugroho Noto Susanto, dan Abdul Rahman juga menyebutkan distribusi logistik dipastikan tidak ada kendala. Logistik sudah membaginya dalam empat gelombang pengiriman sampai ke TPS dimulai sejak Sabtu (23/11), tergantung kondisi geografis daerahnya.

‘’Artinya, KPU siap lahir batin melaksana pemungutan suara pilkada serentak ini. Hasil monitoring, kami sudah memastikan semua struktur penyelenggara telah ready. Mudah-mudahan hari H tidak ada yang sakit dan dapat berjalan dengan lancar, termasuk juga pemilih semuanya dalam keadaan sehat,’’ ujarnya.

Semua distribusi logistik disampaikan H-1 sudah tiba di KPPS, dengan pengawalan pihak keamanan TNI Polri, dan Pemda. Diawasi oleh Bawaslu. Semua tahapan dimonitor oleh Bawaslu hingga C-Pemberitahuan (undangan) sampai ke pemilih.

’’Untuk pemilih yang belum mendapatkan undangan, tetap bisa menggunakan hak pilihnya dengan catatan terdaftar di DPT. Cukup dengan membawa KTP elektronik. Dan yang sudah mendapatkan undangan C Pemberitahuan juga diwajibkan untuk tetap membawa KTP,’’ tambahnya.

Disampaikannya juga, untuk menjaga keamanan logistik, pihaknya sudah mengantisipasi dengan melapisi setiap kotak logistik itu dengan tiga lapis platik, jadi jika terkena hujan masih aman, atau jika hanyut atau masuk ke sungai atau laut juga masih aman karena keamanan kotak logistik super kuat.

Selain Pj Gubri, pemimpin di kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada juga meminta masyarakat didaerahnya untuk menyalurkan hak pilihnya. Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM mengajak 255.805 masyarakat Kuansing yang berhak menyalurkan hak pilihnya datang ke 608 TPS yang ada di Kuansing.

“Gunakanlah pilih secara baik, jujur, bebas, dan adil. Tanpa ada intimidasi-intimidasi. Mari kita bersama-sama ke TPS,” ujarnya, Selasa (26/11) di Lapangan Limuno Telukkuantan. 

Selain itu, dia juga mengingatkan pada semua penyelenggara untuk menghindari praktik penyimpangan agar demokrasi di Kuansing tumbuh dengan sehat dan subur. Dia juga meminta seluruh masyarakat Kuansing untuk tetap bersatu. “Siapapun yang mendapat mandat rakyat, harus kita dukung. Tidak boleh ada perpecahan. Kuansing adalah negeri yang beradat,” ujar Suhardiman Amby.

Imbauan ke TPS juga ditujukan kepada 389.669 pemilih yang namanya masuk daftar pemilih tetap (DPT) di Rokan Hulu untuk memberikan hak suaranya di 1.151 TPS di 145 desa dan kelurahan yang tersebar 16 kecamatan.

‘’Saya mengimbau seluruh masyarakat yang namanya terdaftar dalam DPT untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Riau dan Bupati-Wakil Bupati Rohul untuk bersama-sama mendatangi TPS, besok (hari ini, red). Salurkan hak pilih dengan bijak sesuai jadwal yang telah ditetapkan,’’ ujar Ketua KPU Rohul, Cepi Abdul Husen.

Cepi menambahkan, tingginya curah hujan yang berpotensi berdampak terjadinya bencana banjir di sejumlah desa dan kelurahan di Rohul pada Rabu (27/11), KPU Rohul telah mempersiapkan langkah-langkah dan antisipasi dengan menyiapkan TPS alternatif.

Diakuinya, KPU Rohul sebelumnya telah memetakan untuk sementara ini terdapat 46 TPS yang berada di daerah rawan banjir. Namun jumlah TPS terdampak banjir tersebut bisa saja bertambah karena mengingat tingginya curah hujan hingga Selasa (26/11) malam.

‘’Untuk lokasi TPS yang telah dipetakan terendam banjir saat hari pemungutan suara akan dilakukan pemindahan. KPU telah melaksanakan rapat koordinasi dengan Bawaslu, Polres, Satpol PP, Badan Kesbangpol dan PPK se-Rohul. Nantinya masing-masing PPK mempersiapkan titik Pemindahan TPS alternatif jika terjadi banjir,’’ jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal mengajak seluruh pihak dapat berpartisipasi menciptakan pilkada damai, tanpa kecurangan. Namun tetap melakukan antisipasi dengan melibatkan stakeholder dari aparat.

‘’Kita akan awasi selalu dengan melibatkan seluruh personel di seluruh daerah. Kami patroli dan juga menerima laporan masyarakat. Jika didapati ada kecurangan, tentu kami tidak akan pandang bulu untuk memprosesnya sesuai aturan berlaku,’’ kata Alnof.

Sampai saat ini saja Bawaslu sudah menerima lebih dari 100 laporan pelanggaran, dan semuanya ditindaklanjuti. ‘’Jadi bila ada masyarakat menemukan pelanggaran laporkan ke kami ada di setiap daerah. Sampai tujuh hari pasca-pencoblosan laporan masih kami terima,’’ katanya.(sol/gus/dac/epp/ayi/das)

Editor : RP Arif Oktafian
#tps #pencoblosan #Alur #gubernur riau #pilkada