Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wahid: Terima Kasih, Kita Tunggu Hasil KPU, Bermarwah Unggul Versi Quick Count LSI Deny JA, Nawaitu juga Optimis Menang

Soleh Saputra • Kamis, 28 November 2024 | 09:29 WIB
Photo
Photo

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 1 Abdul Wahid-SF Hariyanto unggul pada quick count (hitung cepat) lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Tapi untuk memastikan kemenangan tetap harus menunggu hasil rekapitulasi berjenjang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan data LSI Denny JA, hingga pukul 20.41 WIB malam tadi suara yang masuk sudah 97 persen. Hasilnya paslon nomor urut 1 Abdul Wahid-SF Hariyanto unggul 43,60 persen. Diikuti paslon nomor urut 2 Muhammad Nasir-Muhammad Wardan 30,99 persen dan paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi M Saleh 25,42 persen.

Berdasarkan teritori kabupaten/kota, Abdul Wahid-SF Hariyanto unggul di sembilan daerah, yakni Kota Pekanbaru, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kota Dumai.

Paslon Muhammad Nasir-Muhammad Wardan unggul di dua daerah. Yakni Rokan Hulu dan Kampar. Sementara paslon Syamsuar-Mawardi M Saleh hanya unggul di satu daerah, yaitu Siak.

Calon Gubernur Riau nomor urut 1 Abdul Wahid mengucapkan syukur karena dari hasil hitung cepat, pihaknya sementara unggul dari paslon lainnya. “Alhamdulillah kami memperoleh suara tinggi dari hasil hitung cepat pada Pilkada di Riau. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau yang telah menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Meskipun sudah unggul berdasarkan hasil hitung cepat LSI, Abdul Wahid meminta para pendukung dan tim sukses untuk tetap menahan diri serta menunggu hasil keputusan resmi yang disampaikan KPU Riau. 

“Terima kasih atas dukungan relawan dan tim. Namun kita tunggu hasil resmi KPU. Ini angka pendamping dalam rangka menjaga demokrasi yang bebas dan adil,” ujarnya.

Sementara itu, mantan Gubernur Riau Rusli Zainal (RZ) mengucapkan selamat kepada paslon nomor urut 1 Abdul Wahid-SF Hariyanto. “Pertama, saya atas nama pribadi mengucapkan selamat atas hasil quick count yang disampaikan pihak LSI. Di samping itu, kita masih menunggu hasil final dari pihak KPU Riau,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengajak seluruh pendukung untuk bersyukur. Karena Abdul Wahid yang merupakan sosok masih muda didampingi SF Hariyanto yang sudah berpengalaman di bidang pemerintahan merupakan pasangan yang cocok.

“Saya yakin, in sya Allah di bawah kepemimpinan beliau berdua ini, akan membawa Riau yang lebih bermarwah. Apa yang dicita-citakan untuk Riau lebih baik akan tercapai. Namun tentunya juga harus mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Riau,” ajaknya.

Perwakilan LSI Denny JA Riki mengatakan, pada proses hitung cepat ini pihaknya mengambil sampel dari 300 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Riau. Meski hanya 300 TPS, pihaknya dapat menjamin bahwa pengambilan sampel tersebut sudah bisa mewakili hasil pilkada di Riau.

“Waktu Pilpres beberapa waktu lalu, kami hanya mengambil 2.000 sampel TPS di seluruh Indonesia. Dan hasil penghitungan kami, hanya berbeda tipis dengan hasil yang disampaikan KPU,” katanya, Rabu (27/11). “Kami yakin, perbedaan hasil hitung cepat kami dengan KPU nantinya tidak akan lebih dari 1 persen,” tambahnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Riau Ikhsan saat dikonfirmasi perihal hasil quick count yang menempatkan paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi pada posisi ketiga tidak memberikan jawaban. Pesan singkat yang dikirimkan Riau Pos melalui WhatsApp hanya dibaca namun tidak dibalas.

Sementara itu, Calon Gubernur Riau nomor urut 2 Muhammad Nasir menyampaikan hasil hitungan cepat atau real count berdasarkan versi hitung internal yang digelar bersama Tim Pemenangan Nasir Wardan Riau Bersatu (Nawaitu), Rabu (27/11) malam.

Nasir menjelaskan, hingga pukul 20.00 WIB, suara yang masuk baru 42 persen dari 12 kabupaten/kota di Riau. Hasilnya, Paslon nomor urut 1 Abdul Wahid-SF Hariyanto memperoleh 37,38 persen suara. Paslon nomor urut 2 Muhammad Nasir-Muhammad Wardan memperoleh 38,21 persen suara. Sedangkan paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi Saleh memperoleh 24,41 persen.

“Ini hasil real count. Bukan quick count. Jadi saya meminta kepada semua paslon untuk sabar. Jangan ada saling mengklaim kemenangan. Karena, penghitungan ini tidak cepat. Perlu proses yang panjang dan data juga belum semua masuk,” ujar Nasir.

Menyikapi ada klaim kemenangan dari paslon nomor urut 1 Wahid-Hariyanto, Nasir mempertanyakan darimana datanya. Sebab, lembaga survei LSI hanya mengambil sampel 300 TPS dari 12 kabupaten/kota, padahal di Riau ada 11.480 TPS.

“Jadi adik Wahid sabar dulu. Slow. Kita tunggu hasil resmi dari KPU Riau siapa yang menjadi pemimpin di Riau. Jangan ada klaim-klaim kemenangan yang membuat masyarakat bingung. Karena ini belum semua data masuk. Mari kita bersama-sama berikan edukasi kepada masyarakat. Sehingga, suasana dan kondisi di daerah kita ini aman, nyaman dan kondusif,” ajak Nasir.

“Ini masih penghitungan dan rekap sementara. Wajar perolehan suara masih kejar-kejaran. Quick count itu hanya sampel. Kita tunggu hasil real. Kita serahkan ke KPU yang juga masih proses menghitung perolehan suara,” tambahnya.

Karena hasil hitungan cepat ini hanya sementara, pihaknya masih optimistis untuk menang. Sebab, belum semua perolehan suara dari 12 kabupaten/kota di Riau tuntas dihitung. “Nasir-Wardan optimistis menang di Pilkada Riau. Meski begitu, kami akan bersabar menunggu hasil resmi KPU,’’ ujarnya.

‘’Siapa pun yang menang, itulah pemimpin terbaik untuk Riau. Sekali lagi, saya mengajak semua paslon untuk bersabar. Mari kita buat kondisi negeri kita kondusif,” ucap Nasir seraya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau yang telah mengamanahkan suara untuk pasangan Nasir-Wardan.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Nawaitu Dr Firdaus MT menyebutkan, dari 42 persen real count yang masuk, pihaknya hanya mengambil dari kabupaten yang data masuk telah tinggi. Seperti di Kabupaten Kampar, paslon nomor urut 1 memperoleh 27,65 persen suara, paslon nomor 2 memperoleh 48,05 persen suara, dan paslon nomor 3 sebesar 24,3 persen suara.

Kemudian di Rokan Hulu, paslon nomor 1 meraih 35 persen suara, paslon nomor 2 dapat 40 persen suara dan paslon nomor 3 meraih 19,7 persen suara. Selanjutnya, di Rokan Hilir, paslon nomor 1 memperoleh 34 persen suara, paslon nomor 2 dapat 43 persen suara dan paslon nomor 3 dapat 23 persen suara.

“Terakhir di Bengkalis. Paslon nomor 1 meraih 36 persen suara, paslon nomor 2 ada 42 persen suara, dan paslon nomor 3 dapat 22 persen suara. Untuk delapan kabupaten/kota lainnya, kami masih menunggu data. Untuk kita, kami meminta agar semua pihak bisa bersabar dan menahan diri. Mari kita tunggu hasil real dari KPU,” kata Firdaus.

Wahid-SF Unggul di TPS Syamsuar Nyoblos

Abdul Wahid-SF Hariyanto unggul di TPS 23 Kelurahan Tangkerang Labuai Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru. TPS ini merupakan lokasi tempat Calon Gubernur Riau nomor urut 3 Syamsuar menyalurkan hak pilihnya.

Abdul Wahid-SF Hariyanto memperoleh 154 suara. M Nasir-HM Wardan 55 suara dan Syamsuar-Mawardi 93 suara. Sementara itu suara tidak sah 8. Di TPS 23, total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 530. Namun yang menggunakan hak pilih hanya 310 suara.

Di TPS ini, Syamsuar hadir bersama istri dan satu orang anaknya sekitar pukul 06.53 WIB. “Kami berharap proses demokrasi ini berjalan lancar, damai dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Riau,” ujar Syamsuar usai mencoblos. 

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Riau nomor urut 1 SF Hariyanto memberikan hak suara di TPS 04, Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. “Alhamdulillah saya dan keluarga sudah memberikan hak suara pada Pilkada serentak di TPS 04. Semua berjalan lancar tanpa hambatan apapun,” kata SF Hariyanto.

Dirinya juga berterima kasih terhadap jajaran Bawaslu dan pengamanan yang telah bekerja maksimal dalam pengawasan proses pemungutan suara. “Saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya dalam pengamanan pilkada,” sebutnya.(gus/sol)

Editor : Rindra Yasin
#rekapitulasi pilkada 2024 #NAWAITU #bermarwah #Suwai #quick count pilkada 2024 #quick count pilkada 2024 di riau #Calon Gubernur Riau 2024