PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pleno penghitungan suara hasil Pilkada 2024 tingkat kabupaten/kota di Riau untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Riau selesai, Rabu (4/12). Hasilnya, paslon nomor urut 1 Abdul Wahid-SF Hariyanto (Bermarwah) unggul di 9 kabupaten/kota. Sisanya, dua kabupaten dimenangkan paslon nomor urut 2 Muhammad Nasir-Muhammad Wardan (Nawaitu), dan satu lagi dimenangkan paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi M Saleh (Suwai).
10 kabupaten/kota yang dikuasai Abdul Wahid-SF Hariyanto adalah Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pekanbaru, dan Dumai.
Sedangkan dua daerah yang dimenangkan Muhammad Nasir-Muhammad Wardan adalah Kampar dan Rokan Hulu. Sedangkan Syamsuar-Mawardi M Saleh hanya menang di Siak.
Dari 12 kabupaten/kota, Pekanbaru dan Dumai menutup pleno tingkat kabupaten, Rabu (4/12). Sedangkan, di Siak hingga berita ini ditulis, pleno rekapitulasi suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati Siak masih berlangsung. Namun, untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur sudah selesai.
Di Pekanbaru, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru secara resmi menetapkan hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru 2024 di Ballroom Hotel Aryaduta, Jalan Diponegoro, Rabu (4/12) dini hari.
Hasil pemilihan ini diumumkan langsung Ketua KPU Kota Pekanbaru Raga Perwira di hadapan Bawaslu dan saksi paslon.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, paslon nomor urut 5 Agung Nugroho- Markarius Anwar meraih suara terbanyak dengan 164.041 suara sah. Pasangan ini unggul jauh dari empat pesaingnya.
Perhitungan perolehan suara yang dilaporkan oleh setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di rapat pleno tersebut.
Paslon Agung Nugroho-Markarius Anwar unggul di 14 kecamatan dari 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru. Posisi kedua, paslon nomor urut 1, Muflihun dan Ade Hartarti memperoleh 72.475 suara sah.
Disusul paslon nomor urut 4, Edy Natar Nasution- Dastrayani Bibra dengan 56.159 suara. Sementara itu, paslon nomor urut 3 Ida Yulita Susanti- Kharisman Risanda meraih 42.104 suara dan paslon nomor 2, Intsiawaty Ayus-Taufik Arrakhman berada di urutan terakhir dengan 17.811 suara.
Namun, jalannya rapat pleno tak sepenuhnya mulus. Saksi dari paslon nomor urut 1, 2, dan 3 memilih walk out dari ruang rapat dan menolak menandatangani berita acara hasil pleno.
Menanggapi hal ini, Raga Perwira menegaskan, keputusan tersebut adalah hak setiap saksi. Namun, ia memastikan rapat pleno tetap sah secara hukum.
“Beberapa saksi paslon yang memutuskan untuk tidak mengikuti rapat pleno terbuka ini sampai dengan selesai merupakan hak mereka. Kami sesuai dengan tata tertib bahwa rapat pleno terbuka ini tetap akan berlangsung meskipun tidak dihadiri oleh saksi paslon dan itu kita sepakati di awal,” tegasnya.
Proses rekapitulasi di tingkat kota berlangsung cukup panjang. Namun, rapat pleno untuk Pilgubri berlangsung dari pagi hingga menjelang pukul 21.00 WIB.
Hasil rekapitulasi Pilgubri, Abdul Wahid-SF Hariyanto meraih 180.723 suara, hampir dua kali lipat dari raihan suara M Nasir-M Wardan dengan 90.359 suara di posisi kedua. Sementara dibanding Syamsuar-Mawardi yang memperoleh 79.738, suara paslon nomor urut 1 jauh unggul.
Di Dumai, rapat pleno terbuka rekapitulasi suara dipusatkan di Gedung Sri Bunga Tanjung, Rabu (4/12). Rapat pleno dibuka secara resmi Ketua KPU Dumai Zulfan sekitar pukul 10.00 WIB dihadiri oleh para saksi, baik untuk Gubernur-Wakil Gubernur Riau maupun Wali Kota-Wakil Wali Kota.
Turut hadir Bawaslu dan PPK dari tujuh kecamatan yang ada di kota Dumai.
‘’Alhamdulillah, rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau serta walikota dan wakil walikota Dumai tahun 2024 telah selesai dilaksanakan dan berjalan lancar,’’ kata Zulfan.
Hasilnya, untuk Pilgubri, paslon nomor urut 1 Abdul Wahid-SF Hariyanto MT memperoleh 63.180 suara dan unggul di tujuh kecamatan.
Diikuti paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi Muhammad Saleh yang memperoleh 38.831 suara dan paslon nomor urut 2 Muhammad Nasir-Muhammad Wardan dengan 34.746 suara.
Untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai, paslon Paisal-Sugiyarto unggul di tujuh kecamatan dengan memperoleh 105.333 suara.
Sedangkan paslon Ferdiansyah SE-Soeparto memperoleh 31.319 suara, diikuti paslon Eddy A Mohd Yatim-Almainis memperoleh 3.570 suara.
Di Siak, hasil baru pleno rekapitulasi suara pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur menetapkan paslon nomor urut 3 Syamsuar-Mawardi M Saleh meraih suara terbanyak.
Perolehan suara paslon ini dua kali lipat lebih dari suara yang diperoleh paslon Nasir-Wardan. Hal itu diperoleh dari para pendukung di 14 kecamatan di Kabupaten Siak.
Perolehan suara Syamsuar-Mawardi, yaitu 90.753 suara. Diikuti Wahid-SF Hariyanto meraih suara 64.584 dan Nasir- Wardan meraih 44.432.
“Jumlah suara sah 199.769, sementara suara tidak sah 7.009, sementara total suara keseluruhan suara sah dan tidak sah 206.778,” terang Komisioner KPU Siak Dedi Kurniawan.
Pembacaan hasil pleno dan ditandatangani komisioner serta tiga saksi dari ketiga paslon peserta Pilgubri 2024, Selasa (3/12) sekitar pukul 22.05 WIB.
‘’Semua mengharapkan proses rekapitulasi berlangsung aman, damai dan beradab. Bersama-sama mencegah konflik karena semua bersaudara,’’ tambah Dedi.
Menunggu Siak dan Dumai
Sementara itu, anggota KPU Riau Nugroho Noto Susanto menegaskan, 10 daerah sudah mengirimkan dokumen C hasil ke KPU Riau.
Yakni Kampar, Indragiri Hulu, Pekanbaru, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Bengkalis.
‘’Tinggal dua daerah lagi yang belum dan dipastikan Kamis (5/12) besok (hari ini, red) sudah kami terima semuanya. Yang belum itu adalah Kabupaten Siak dan Kota Dumai,’’ ujar Nugroho kepada Riau Pos, Rabu (4/12).
Disampaikan Nugroho, ketika semua dokumen sudah diterima, maka agenda selanjutnya adalah pengumuman rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi dan penetapan hasil pemilihan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.
Kegiatan akan dilakukan di tempat yang mudah diakses oleh masyarakat dalam wilayah kerja KPU Provinsi dan melalui laman resmi KPU Provinsi.
‘’Dari hasil rapat pleno rutin Senin lalu, jadwalnya pleno tingkat provinsi dilakukan Jumat, 6 Desember 2024 di Grand Elite. Pukul 09.00 WIB kita mulai,’’ katanya.(end/sah/mng/gus)
Editor : Rindra Yasin