Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hujan, Perbaikan Lintas Sumbar-Riau Terkendala, Dirikan Posko Nataru di Km 106 Desa Tanjung Alai

Soleh Saputra • Jumat, 20 Desember 2024 | 09:19 WIB
Personel Satlantas Polres Kampar mengatur arus lalu lintas di Jalan Lintas Riau-Sumbar Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Sabtu (14/12/2024).
Personel Satlantas Polres Kampar mengatur arus lalu lintas di Jalan Lintas Riau-Sumbar Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Sabtu (14/12/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jalan lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) di Km 106 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar yang sempat putus ditargetkan bisa dilewati kendaraan dua arah usai pengaspalan pekan depan. Namun, target ini terancam molor karena pekerjaan terkendala hujan.

Curah hujan tinggi yang mengguyur di sekitar lokasi pekerjaan trase baru menjadi kendala dalam penyelesaian jalan penghubung dua provinsi tersebut. Karena terus-terusan diguyur hujan, maka pekerja di lapangan tidak dapat maksimal melakukan tugasnya.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanes Tulak Todingrara melalui PPK 1.4 BPJN Riau Afdirman Jufri mengatakan, dalam tiga hari terakhir di lokasi terus diguyur hujan. “Tiga malam terakhir hujan terus, hal tersebut membuat pekerjaan jadi tidak maksimal,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika kondisi hujan, pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan pada bagian agregat base yang masih goyang ketika dilintasi. Karena itu, pihaknya belum bisa melakukan pengaspalan. “Cuaca memang jadi kendala di lapangan. Kalau hujan terus kami tidak bisa memperbaiki agregat yang masih goyang,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya tetap terus menggesa pekerjaan jalan tersebut. Kerena ditargetkan sebelum tanggal 25 atau saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), jalan ini sudah selesai dan bisa dilintasi seperti biasa. “Target kami tetap sebelum tanggal 25 Desember sudah selesai. Mudah-mudahan bisa tercapai. Kami juga mohon doa dari masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu, pihak kepolisian mendirikan Posko Nataru untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang libur Nataru di jalan lintas ini, tak jauh dari Rumah Makan Bareh Solok. Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari menjelaskan, Posko Nataru tersebut sedang didirikan.

‘’Posko Nataru akan beroperasi sesuai dengan dimulainya Operasi Lilin pada Sabtu (21/12) mendatang. Nanti akan ada tambahan personel dari lintas instansi. Mudah-mudahan lonjakan kendaraan di jalan lintas ini berjalan dengan lancar walaupun masih diberlakukan sistem buka tutup,’’ jelas Vino Lestari, Kamis (19/12).

Vino Lestari menjelaskan, jalan lintas Tanjung Alai masih dilakukan pemadatan dan memperbaiki jalan yang masih rusak. ’’Pihak BPJN dan PUPR masih melakukan pemadatan jalan lintas Tanjung Alai. Sebelum diaspal jalan lintas tidak ada yang rusak. Sementara ini masih dilakukan pemadatan dan diberlakukan buka tutup,’’ tegas Vino Lestari.

Sementara masih dalam pemadatan, terlihat personel Satlantas mengatur arus lalu lintas untuk buka tutup, baik dari arah Riau maupun dari arah Sumbar. Jalan lintas yang masih proses pemadatan ini masih banyak berlubang dan belum rata. Pengendara harus berhati-hati lewat jalan lintas karena dari sisi kanan dan kiri jalan merupakan jurang.

Sementara jembatan bailey hanya dilewati kendaraan roda dua. Sedangkan kendaraan roda empat dan bertonase besar melewati jalan fungsional yang sedang proses pemadatan. Kalau dari arah Riau, memasuki jalan fungsional ini menurun tetapi kalau dari arah Sumbar agak sedikit mendaki. Karena itu, agak lambat proses buka tutupnya, apalagi kendaraan bertanose mendaki tanjakan.

Sementara itu, seorang karyawan Rumah Makan Bareh Solok Adi mengatakan, jalan lintas Tanjung Alai ini sudah lancar sejak sepekan ini, meski buka tutup. ’’Tak sampai antre panjang. Tak sampai antre berkilometer. Memang pada akhir pekan kemarin Sabtu dan Ahad banyak kendaraan arah ke Sumbar tetapi tidak sampai antre panjang,’’ jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kampar, Juliardi mengungkapkan memang jalur buka tutup ini tidak sampai menunggu lama. Paling lama hanya 15 menit di jalur antre sudah bisa lewat. ‘’Kita kesal kepada pengendara yang tidak sabar di jalan lintas Tanjung Alai ini. Parahnya lagi ada bus dan travel yang menerobos yang sedang antre. Ini yang membuat kemacetan. Seharusnya sabar saja di jalur antre. Pasti akan jalan karena jalan sudah bisa dilewati,’’ jelas Juliardi.(sol/kom)

Editor : Rindra Yasin
#Posko Nataru #bpjn riau #Jalan lintas Riau Sumbar Km 106 107 Desa Tanjung Alai #kampar #jalan lintas riau sumbar #polda riau