Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Km 106 Tanjung Alai Dibuka Dua Arah, Malam Macet Panjang di Perbatasan Riau-Sumbar

Tim Redaksi • Senin, 30 Desember 2024 | 09:28 WIB
Kendaraan melewati  jalan Riau-Sumbar di Desa Tanjung Alai, XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar secara dua arah, Ahad (29/12/2024).
Kendaraan melewati jalan Riau-Sumbar di Desa Tanjung Alai, XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar secara dua arah, Ahad (29/12/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tak ada antrean lagi di jalan lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Jalan yang sempat ditutup total tersebut kini sudah dibuka dua arah. Tapi, macet panjang justru terjadi di gerbang perbatasan Riau-Sumbar pada malam hari.

“Karena sudah diberlakukan dua arah tidak ada antrean kendaraan baik dari arah Riau maupun dari arah Sumbar di Tanjung Alai,” jelas Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari, Ahad (29/12).

Dijelaskan Vino Lestari, terjadi peningkatan arus lalu lintas dari arah Sumbar menuju Riau. “Begitu juga sore tadi (kemarin, red). Pantauan petugas di lapangan juga lalu lintas ramai dan lancar, baik dari arah Riau maupun dari arah Sumbar,” ujarnya. ‘’Tetap berhati-hati dan patuhi arahan petugas di lapangan,’’ tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanes Tulak Todingrara melalui PPK 1.4 BPJN Riau Afdirman Jufri mengatakan, meskipun satu lajur lagi belum diaspal, namun pihaknya sudah melakukan prime coat atau pelapisan cairan aspal pada ruas jalan tersebut. Hal ini untuk memperlancar arus lalu lintas.

“Satu lajur lagi yakni dari arah Pekanbaru menuju Padang sudah kami prime coat sehingga lebih nyaman ketika dilintasi,” sebutnya. Lantas kapan pengaspalan pada satu lajur tersebut? “Pada Januari mendatang rencana akan diaspal satu lajur lagi. Rencananya 6 Januari. Kami ingin pastikan jalannya benar-benar padat dulu agar maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kuok, Kabupaten Kampar Herdi menyampaikan, arus lalu lintas dari arah Sumbar menuju Riau memang agak padat, tetapi lancar. Baik di daerah perbatasan Riau-Sumbar maupun di Km 106-107 Tanjung Alai karena sudah bisa dua arah.

“Tadi sore (kemarin, red) dari arah Sumbar di jalan lintas perbatasan Riau-Sumbar lancar. Begitu juga di jalan lintas km 106-107 Desa Tanjung Alai juga terpantau lancar karena sudah bisa dua arah,” jelas Herdi.

Herdi menambahkan, karena pulang ke Kuok, maka dirinya melewati jalan yang sempat amblas di Km 91 Desa Pulau Gadang. “Jalan lintas Km 91 Desa Pulau Gadang yang sudah bisa dua arah ini terlihat sepi. Mungkin pengendara lebih banyak memilih lewat tol. Walaupun sudah dibuka dua arah terlihat sepi pengendara,” ungkap Herdi.

Namun, malam hari macet panjang justru terjadi di gerbang perbatasan Riau-Sumbar. Macet dimulai dari perbatasan sampai simpang ke Candi Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Salah seorang warga Pekanbaru, Inal menjelaskan, macet terjadi karena ada perbaikan jalan. “Selain itu, yang juga menyebabkan kemacetan banyak mobil travel yang menerobos antrean,” jelas Inal, Ahad (29/12).

Inal menjelaskan, baru saja pulang dari Sumbar dan terjebak kemacetan di Kelok Indah, sekitar pukul 16.30 WIB dan baru sampai ke luar macet dekat simpang ke Candi Muara Takus sekitar pukul 19.30 WIB. “Antrean panjang selain dari arah Sumbar menuju Riau. Macet panjang juga terlihat dari arah Riau menuju Sumbar,” jelas Inal.

 

Arus Balik di Jalan Lintas Timur Lancar

Puncak arus balik perayaan Nataru 2025 diprediksi terjadi pada Ahad (29/1). Sehingga terjadi lonjakan kendaraan yang melintas di jalur lintas timur dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Bahkan, untuk memastikan arus balik berjalan lancar, Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI langsung melakukan pengecekan pos pengamanan (pos pam) dan pos pelayanan (pos yan).

Saat pengecekan itu, Kapolres juga didampingi Kasdim Kodim 0302 Inhu, Mayor Inf Kabul serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Inhu.

“Hari ini (kemarin, red) diprediksi menjadi puncak arus balik perayaan Nataru. Karena Senin (30/12) sebagian pegawai sudah mulai masuk kantor,” ujar AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI di Simpang Tugu Ikan Patin Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Ahad (29/12).

Sebagai antisipasi terjadi kemacetan, pihaknya terus meningkatkan patroli ke sejumlah titik rawan macet. Bahkan, salah satu penyebab kemacetan yakni di sekitar SPBU juga menjadi sasaran pelaksanaan patroli.

Kapolres mengimbau kepada pengendara yang merasa lelah atau ingin pelayanan untuk memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang ada di sepanjang Jalan Lintas Timur. Dua pos yang menjadi fokus pemantauan adalah pos pengamanan di Jalan Lintas Timur Km 214, Kecamatan Seberida dan di Jalan Lintas Timur Km 246, Kecamatan Batang Gansal. “Keduanya merupakan titik vital yang kerap dilintasi pemudik dan pengguna jalan selama Nataru,” terangnya


Patroli Ditingkatkan

Sementara itu, lalu lintas di ruas Jalan Lintas Riau-Sumut, perbatasan Rokan Hilir (Rohil) tepatnya di Kecamatan Bagan Sinembah sejauh ini dinilai masih lancar. Meski terjadi peningkatan kendaraan yang berkaitan dengan momentum Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), namun relatif lancar tanpa kendala.

Informasi itu diperoleh dari salah seorang pengelola jasa angkutan penumpang dan barang, Ucu (36) di Bagansiapiapi. “Dalam beberapa hari, masih lancar saja. Aktivitas pengangkutan yang kami lakukan pun tak ada kendala atau keterlambatan. Masih berjalan seperti biasanya,” kata Ucu, Ahad (29/12).

Meskipun begitu diakuinya dalam sepekan ini terjadi lonjakan pengiriman barang-barang yang dikelola pihaknya. Begitu juga untuk angkutan penumpang yang lebih banyak dibandingkan sebelum terkait dengan momen Nataru ini.

Sementara itu Polres Rohil telah menyiagakan pengawasan untuk jalan lintas yang ada di Rohil ini dengan pendirian pos pengamanan dan juga pos pelayanan di sejumlah titik. Pos tersebut berada di Rantau Bais, Balam Kecamatan Bangko Pusako, Baganbatu, dan Bagansiapiapi.

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni telah melakukan peninjauan langsung ke pos yang ada guna memastikan seluruh kegiatan pengamanan maupun pelayanan yang dilakukan oleh personel gabungan itu berjalan dengan baik dan lancar.

Dari setiap kunjungan, Kapolres Rohil menegaskan ini sebagai langkah mengecek keberadaan personel sekaligus kelengkapan pos sesuai dengan yang diperlukan. Pada saat kunjungan di pos Bagansiapiapi, Kapolres Rohil didampingi Kapolsek Bangko Kompol Ihut MT Sinurat MH.

Isa Imam mengimbau personel untuk bekerja secara optimal dalam pelaksanaan tugas dan hindari pelanggaran. “Laksanakan pengaturan arus lalu lintas di lokasi rawan kemacetan. Lakukan patroli ke tempat keramaian seperti SPBU dan tempat ibadah, khususnya pada malam hari guna mengantisipasi aksi kejahatan,” terangnya.

Ia menambahkan dalam pelaksanaan tugas personel harus berpakaian lengkap. Posko pengamanan tidak boleh kosong personel. Selain pengawasan terhadap kelancaran lalu lintas yang telah dilakukan, polisi juga memberikan perhatian terhadap mencegah munculnya aksi kriminalitas.

Kapolsek Bangko Kompol Ilhut menambahkan, patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) semakin gencar dilakukan sepanjang Nataru. “Dilaksanakan KRYD sebagai langkah pencegahan aksi premanisme dan gangguan kamtibmas di daerah rawan sepanjang perayaan Nataru,” katanya.

Sejumlah tempat menjadi sasaran kegiatan mulai dari daerah rawan terjadinya gangguan kamtibmas, lokasi yang berpotensi terjadinya kriminalitas, lokasi keramaian masyarakat, lokasi penjual minuman keras tradisional (tuak), seputaran Kota Bagansiapiapi, dan di sekitaran Pekong Besar Bagansiapiapi.

“Sasaran utama dalam patroli ini tak lain adalah curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor), premanisme, narkotika, senjata tajam, senpi (senjata api) rakitan begitu juga kenakalan remaja dan balap liar,” kata Kapolsek.

Ia menegaskan pada saat patrol, personel mengimbau dan membubarkan kumpulan remaja yang berpotensi tawuran dan balap liar. Melakukan pengecekkan barang, ranmor (kendaraan bermotor), dan menggeledah badan terhadap orang yang dicurigai.

Pada saat apel personel gabungan dalam rangka pengamanan Nataru, diketahui terdapat sekitar 22 personel polisi yang dikerahkan bersama personel dari TNI, Satpol PP, Dishub serta Jasa Raharja. Sementara itu untuk kegiatan patroli pemantauan rumah ibadah secara rutin juga terus dijalankan.(kom/sol/kas/fad/das)

Editor : Rindra Yasin
#bpjn riau #Jalan lintas Riau Sumbar Km 106 107 Desa Tanjung Alai #polres kampar #riau sumbar #Jalan Lintas Riau Sumbar Dibuka #jalan lintas riau sumbar