Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Selain Bawa Bantuan Logistik, Polda Riau Turunkan Tim Trauma Healing untuk Korban Terdampak Banjir

Afiat Ananda • Kamis, 16 Januari 2025 | 14:13 WIB
Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Riau saat bersama salah satu anak korban terdampak banjir di Kabupaten Kampar.
Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Riau saat bersama salah satu anak korban terdampak banjir di Kabupaten Kampar.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo memimpin langsung peninjauan warga terdampak banjir di 3 desa di Kabupaten Kampar, Rabu (15/1/2025) petang. Selain memberikan bantuan logistik, Korps Bhayangkara juga turut menurunkan tim trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto mengatakan, tim tersebut berasal dari Biro SDM Polda Riau yang membidangi psikologi. Adapun masyarakat yang mendapat bantuan trauma healing diantaranya kaum ibu-ibu dan anak-anak.

"Kemaren di Desa Sahilan Darusalam, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar. Untuk memulihkan psikologi anak-anak, para korban banjir diajak untuk bermain, bercanda, dan melakukan aktivitas yang menumbuhkan sikap berani dan semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari," sebut Kombes Anom, Kamis (16/1/2025).

Trauma healing ini, kata dia, juga bertujuan untuk mengurangi rasa trauma akibat banjir yang tak kunjung surut.

Kegiatan dimulai dari pemberian dukungan dan pendampingan psikologis, pemberian motivasi kepada anak-anak dan orang tua, pemberian relaksasi, pemberian ice breaking dan permainan sederhana, menemani dan mengajak ngobrol, serta memberikan sarana kontak berupa makanan ringan.

"Tujuan kita memberikan bantuan psikologis kepada masyarakat. Terutama kepada anak-anak dan ibu-ibu. Agar para korban banjir dapat tetap tabah, menerima, mengerti cara menyikapi keadaan, tetap tenang dan semangat dalam menjalani musibah ini," paparnya.

Diketahui banjir melanda Desa Sahilan Darussalam, Gunung Sahilan dan Desa Subarak Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar. Sebanyak 98 KK terdiri dari 315 jiwa terdampak. Selain itu, di Desa Sahilan Darussalam terdapat jumlah warga terdampak sebanyak 194 KK terdiri dari 582 jiwa dan Desa Subarak dengan jumlah 10 KK terdiri dari 25 jiwa.

Editor : Rinaldi
#tim trauma healing #banjir kampar #polda riau