Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

WEI Selenggarakan ToT Sekolah Lapang bagi Petani Sawit di Rohil

Harry B Koriun • Jumat, 21 Februari 2025 | 15:05 WIB
Suasana pelatihan fasilitator petani sawit yang diselenggarakan oleh Lembaga WEI di Rokan Hilir, 17-21 Februari 2025.
Suasana pelatihan fasilitator petani sawit yang diselenggarakan oleh Lembaga WEI di Rokan Hilir, 17-21 Februari 2025.

 

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Persoalan pengelolaan tanaman kelapa sawit di tingkat petani sangat membutuhkan perhatian karena tidak memiliki acuan dalam berbudidaya kelapa sawit. Informasi hanya mengandalkan pengalaman rekan sesama petani yang berbeda kondisi lahan dan kebunnya sehingga hasilnya pun berbeda.

Petani harus dipahamkan bahwa setelah pohon kelapa sawit ditanam, tidak hanya menunggu hingga panen tapi tanaman harus dirawat dan dipupuk, tanah dijaga kesuburannya, bahkan ada teknik memetik buah (TBS) yang harus dipahami. Jika hal-hal tersebut dilakukan, petani bisa lebih mengoptimalkan kebun dan juga hasil panennya.

Konsep tersebut menjadi perspektif Widya Erti Indonesia (WEI) —salah satu yayasan yang perhatian dengan isu-isu keberdayaan petani— kalam melakukan pemberdayaan petani. Perspektif itu kemudian diimplementasikan melalui Sekolah Lapang Budidaya Kelapa Sawit, sebuah metode pembelajaran orang dewasa bagi petani untuk belajar mengelola kebunnya, termasuk membuat pupuk organik secara mandiri yang sangat penting bagi ekosistem tanah.

Dalam implementasi program sekolah lapangnya, WEI melibatkan para petani yang berminat untuk dilatih menjadi fasilitator yang akan memfasilitasi kegiatan sekolah lapang, yaitu Petani Fasilitator. Selain teknik memfasilitasi, petani juga dibekali dengan serangkaian materi budidaya yang telah teruji berdasarkan pengalaman panjang WEI dalam memberdayakan petani.

Kronologis ini yang melatar belakangi kegiatan Training of Trainer (ToT) bagi petani fasilitator yang berada di Kecamatan Pujud dan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Kegiatan ToT berlangsung selama lima hari, 17-21 Februari 2025, di Aula Kantor Kepenghuluan Kasang Bangsawan yang telah menjadi mitra kerja WEI. Acara diawali dengan pembukaan oleh Kepenghuluan Kasang Bangsawan, Rahmadi SIp.

“Kami ingin mencetak fasilitator yang akan mendampingi petani dalam mengelola kebunnya karena kami tidak selamanya ada di sini. Semua materi kurikulum pemberdayaan diajarkan dan dipraktikkan selama training berlangsung karena orang dewasa tidak cukup hanya mendengar dan membaca saja. Itulah inti dari kegiatan ini”, jelas Kusnan Asikin, koordinator kegiatan tersebut, dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co, Jumat (21/2/2025).

Kata Asikin, dalam mengatasi persoalan dalam pengelolaan kebun kelapa sawit di tingkat petani, memang dibutuhkan kepedulian semua pihak. Apalagi petani swadaya berkontribusi signifikan dalam industri kelapa sawit di Indonesia.

Semoga apa yang kami bangun ini mampu berkontribusi di tingkat tapak, khususnya di wilayah Kecamatan Pujud dan Tanjung Medan, Rohil," tambah Asikin.

Laporan: Hary B Koriun

Editor : M. Erizal
#wei #petani #pelatihan #sawit