Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Truk Berpenumpang 32 Orang Terjun Ke Sungai, Tiga Balita Meninggal, 12 Korban Tenggelam Masih Dicari

M Amin Amran • Minggu, 23 Februari 2025 | 11:09 WIB

 

Tim gabungan dari Polres Pelalawan, Basarnas, dan PT NWR mencari korban tenggelam di areal konsesi HTI di Estate Nagodang, Sungai Segati, Desa Segati, Langgam, Pelalawan, Riau, Ahad (24/2/2025)
Tim gabungan dari Polres Pelalawan, Basarnas, dan PT NWR mencari korban tenggelam di areal konsesi HTI di Estate Nagodang, Sungai Segati, Desa Segati, Langgam, Pelalawan, Riau, Ahad (24/2/2025)

LANGGAM (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa kembali terjadi. Sedikitnya, belasan korban dari truk berpenumpang 32 orang yang terjun ke sungai tersebut dikabarkan tenggelam dan belum ditemukan. Sementara 3 korban berusia balita meninggal dunia akibat kecelakaan di Kabupaten Pelalawan, Riau tersebut.
 
Kejadian kecelakaan tunggal tersebut dialami oleh sebuah truk perusahaan yang nyemplung atau masuk ke dalam sungai di areal konsesi hutan tanaman industri di Estate Nagodang, Jembatan Sungai Segati, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (22/2/2025) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. 
 
Baca Juga: Bendum Demokrat Renville Antonio Meninggal: Ternyata Tabrakan dengan Mobil Pikap di Situbondo, Bukan Kecelakaan Tunggal
 
Truk Mitsubishi Colt Diesel yang mengangkut 32 orang pekerja penanaman dan pembibitan akasia serta anak-anak balita ini, merupakan milik kontraktor perusahaan PT Nusa Wana Raya (NWR).
 
Informasi yang berhasil dirangkum RiauPos dari Polsek Langgam berdasarkan keterangan Humas PT NWR, Cahyo mengatakan bahwa, kecelakaan diduga disebabkan oleh sopir yang mengantuk. 

Baca Juga: Tak Ikut Retret, Bupati Pelalawan Pastikan Tegak Lurus Ikuti Perintah Ketua Umum PDIP
 
Akibatnya, kendaraan yang dikemudikannya hilang kendali dan masuk ke dalam sungai.
 
"Jadi, totalnya ada 32 orang. Dan dari data sementara sebanyak 3 orang balita meninggal dunia, 6 balita dan 6 orang dewasa masih dalam pencarian. Sementara itu, ada 14 orang dewasa dan 3 anak-anak selamat," terang Kapolres.Pelalawan, AKBP Afrizal Asri melalui Kasi Humas, AKP Edy Harianto.SH kepada Riaupos.co, Ahad (23/2/2025) melui selulernya.
 
Baca Juga: Sumber Air Jauh, Petugas Kewalahan Padamkan Karhutla di Bengkalis
 
Diungkapkan mantan Kapolsek Teluk Meranti Polres Pelalawan ini bahwa, hingga saat ini, personil Polsek Langgam bersama Polres Pelalawan sudah ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. 
 
Dan bahkan, Polres Pelalawan juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas yang telah mengirimkan 3 tim dengan 3 unit mobil SAR beserta peralatan lengkap ke lokasi.
 
Baca Juga: Pascabandar Narkotika di Inhu Ditangkap, Kini Giliran Anaknya Ditangkap Polisi
 
"Selain itu, unit Gakkum Sat Lantas Polres Pelalawan juga telah turun untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Begitu juga dengam personel Polair Polres Pelalawan juga dikerahkan dengan perahu dan peralatan lainnya untuk membantu proses pencarian di sungai. Polsek Langgam juga mengirimkan personel ke TKP untuk membantu proses evakuasi," paparnya.
 
Dijelaskan Kasi Humas Polres Pelalawan bahwa, pihaknya juga telah melakukan upaya evakuasi terhadap korban yang ditemukan. 
 
Sementara pencarian terhadap korban yang masih hilang terus diintensifkan. Tim SAR gabungan dari Polres Pelalawan, Basarnas, dan PT NWR bekerja sama untuk memaksimalkan upaya pencarian dan penyelamatan. 
 
Baca Juga: Penerapan Tarif Parkir Baru di Pekanbaru Belum Optimal, Wawako Markarius Minta Dishub dan Kominfo Terus Sosialisasikan
 
"Jadi, hingga saat ini, Polres Pelalawan, personel Polsek Langgam, dan pihak perusahaan masih melakukan tindakan SAR dan pencarian korban di TKP. Untuk itu, mohon doanya, karena kami terus berupaya untuk menemukan korban yang masih hilang dan memberikan bantuan kepada keluarga korban," ujarnya.
 
Ditempat terpisah, Publik Relation PT NWR Abdul Hadi mengatakan bahwa, pihaknya akan terus bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menangangi kejadian tersebut sampai tuntas.
 
 
Baca Juga: Perbaikan Berlanjut, 1.600 Titik Jalan Rusak Akan Diperbaiki

 
"Korban semuanya berdasarkan informasi di lapangan, sudah kita tangani di klinik perusahaan. Dan jika ada keperluan rujukan ke RS untuk tindakan lebih lanjut jika dibutuhkan. Berdasarkan informasi bahwa rombongan karyawan tersebut sedang dalam perjalanan membeli kebutuhan harian karena Sabtu (22/2/2025) kemarin posisi mereka sedang libur," tutupnya.
Editor : Eka G Putra
#Langgam #Truk terjun ke sungai segati langgam #Jembatan sungai segati #Truk terjun ke sungai di langgam pelalawan #Kecelakaan maut di langgam pelalawan #Kecelakaan truk perusahaan di langgam