BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan Musala diminta lebih giat dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS) di wilayahnya masing-masing.
"Sebagai institusi yang dekat dengan masyarakat, masjid dan musala memiliki peran penting dalam sosialisasi, edukasi, serta pengelolaan ZIS serta dana sosial keagamaan lainnya," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis, H Toharuddin usai membuka bimbingan teknis (Bimtek) bagi UPZ Masjid dan Musala di Gedung Bathin Betuah Mandau pada, Selasa (25/2/2024).
Dikatakannya, kegiatan ini dilakukan karena potensi zakat di Bengkalis sangat besar, namun pengelolaannya masih memerlukan optimalisasi agar dapat lebih efektif dalam menyejahterakan masyarakat. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tidak dapat bekerja sendiri dalam menghimpun dan mendistribusikan zakat, sehingga diperlukan sinergi yang lebih kuat dengan UPZ di masjid dan musala.
"Selain itu, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya zakat dan bagaimana cara menunaikannya dengan benar, sehingga perlu adanya edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif," ujarnya.
Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, Ismail juga menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Bengkalis serta para muzaki yang telah mendukung program Baznas.
Selain itu, Ismail juga menekankan, pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.
Ia juga mendorong UPZ, untuk lebih aktif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin banyak yang sadar dan berpartisipasi dalam menunaikan zakat.
Sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Bengkalis, Risman Hambali, serta perwakilan dari Bank Riau Kepri Syariah Bengkalis sebagai sponsor kegiatan.
Selain itu, acaranya dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Mandau, Saim, Kepala KUA Pinggir, R Hadi Pratama Jaya, Forkopimcam Mandau, serta tamu undangan lainnya. Sedangkan Camat Mandau, Riki Rihardi juga turut menyambut baik terlaksananya kegiatan Bimtek ini dan menilai, bahwa upaya tersebut akan semakin memperkuat pengelolaan zakat di daerahnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam membayar zakat, serta memberikan pemahaman yang lebih luas kepada pengurus UPZ mengenai mekanisme pengumpulan dan pendistribusian zakat agar lebih tepat sasaran dan transparan.
Pada kesempatan itu, Baznas juga menyerahkan 20 unit Z-Gerobak kepada mustahik di empat kecamatan, yakni Mandau, Bathin Solapan, Pinggir, dan Talang Muandau. Masing-masing menerima lima unit, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.(ksm)
Editor : Edwar Yaman