SIAKHULU (RIAUPOS.CO) -- Banjir masih melanda Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa (4/3/2025). Kepala Desa Buluh Cina Azrianto menjelaskan, warga Desa Buluh Cina terdampak banjir sejak Jumat (28/2/2025) lalu sampai sekarang.
Walaupun pihak PLTA Koto Panjang sudah mengurangi bukaan lima pintu pelimpahan waduk (spillway gate) tetapi tidak berpengaruh terhadap banjir yang melanda Desa Buluh Cina. "Banjir yang melanda Desa Buluh Cina sejak Jumat (28/2/2025). Sampai sekarang masih banjir walaupun pihak PLTA Koto Panjang sudah mengurangi bukaan pintu pelimpahan waduk," jelas Azrianto.
Azrianto menambahkan sekitar 1.676 warga Desa Buluh Cina yang terdampak banjir. Warga terpaksa membuat panggung dalam rumah untuk bisa bertahan saat banjir ini. Warga terpaksa buka puasa dan sahur di tengah kondisi banjir ini di atas panggung yang dibuat dalam rumah warga.
"Sampai saat ini warga belum mendapatkan bantuan. Apalagi banjir yang melanda Desa Buluh Cina ini bisa berbulan-bulan," ungkap Azrianto.
Azrianto menjelaskan, banjir sudah memasuki rumah waga dengan debit ketinggian air 25 cm sampai 110 cm. Fasilitas umum masjid dan sekolah sudah tergenang banjir luapan Sungai Kampar dengan debit ketinggian air 15 cm sampai 30 cm.
"Hewan ternak sudah diungsikan ke tempat yg lebih tinggi. Warga sudah membuat panggung di dalam rumahnya untuk tempat istirahat dan penyimpanan peralatan rumah tangga lainnya agar tidak terdampak banjir," jelas Azrianto.
Editor : Rinaldi