RENGAT (RIAUPOS.CO)- Pengejaran dan pengungkapan pengedar narkotika kali ini cukup dramatis. Betapa tidak, Kapolsek Kelayang AKP Zulmaheri SH MH terjebak hingga akhirnya masuk danau.
Akibatnya, pakaian hingga dompet serta handphone milik Kapolsek Kelayang basah terendam. Sedangkan kedua pelaku yang merupakan kakak adik sempat berhasil kabur menyeberang Sungai Indragiri.
Namun akibat sudah larut malam dan keduanya diduga sudah kedinginan, sempat berteriak minta dijemput oleh warga. Ketika itu pula, Kapolsek bersama personel menyamar sebagai warga untuk menjemput menggunakan pompong hingga akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku.
Demikian disampaikan Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi melalui Kasi Humas Aiptu Misran SH, Sabtu (15/3).
”Pelaku sudah lama menjadi target dan pada Jumat (14/3) diketahui keberadaannya,” ujar Misran.
Kedua pelaku merupakan kakak adik. Masing-masing berinisial And (26) dan San (19) warga Desa Petonggan, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Inhu. Dari kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti seberat 0,40 gram sabu.
Dijelaskannya, pada Jumat (14/3) sekira pukul 10.00 WIB personel Polsek Kelayang mendapatkan informasi tentang peredaran narkotika di wilayah Desa Petonggan. Atas informasi itu, Kapolsek Kelayang AKP Zulmaheri SH MH langsung ke lapangan.
Sekira pukul 14.00 WIB pada Jumat itu, Kapolsek Kelayang bersama personel mengetahui keberadaan pelaku yakni disalah satu ruko daerah itu. “Keduanya sedang menunggu pelanggan,” ungkapnya.
Ketika akan ditangkap, pelaku yang sedang duduk dibagian dapur, langsung kabur. Bahkan, kakak beradik itu bersama pelaku lainnya atau semuanya berjumlah tiga orang.
Tidak ingin targetnya hilang, Kapolsek bersama personel langsung melakukan pengerjaan namun tidak berhasil. Ketika kembali untuk dicek dibagian dapur ruko, ditemukan satu kotak rokok berisi narkotika jenis sabu.
Tim Polsek Kelayang kembali melakukan pencarian terhadap palaku. Bahkan, ketika melihat keduanya, pelaku terjun ke sungai hingga berhasil berenang ke seberang. “Ketika mengejar, ternyata ada danau kecil dan saat itu pula Kapolsek terperosok,” sambungnya.
Baca Juga: Balek Kampung, Gubri Disambut Haru Masyarakat Simbar
Sekitar pukul 01.0 WIB pada Sabtu (15/3) terdengar suara orang minta jemput. “Mungkin dikira pelaku yang menjemput itu warga biasa ternyata polisi. Sedangkan satu pelaku yang sudah dikantongi namanya, berhasil kabur,” kata Misran.(kas)
Editor : Arif Oktafian