PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) -- Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan telah mulai ramai dilintasi para pengemudi kendaraan bermotor. Senyum sumringah pun tampak terlihat dari raut wajah para pengguna jalan yang mayoritas berasal dari luar Negeri Seiya Sekata ini.
Keramaian arus lalu lintas di Ibu kota Kabupaten Pelalawan ini, dampak dari menurun drastisnya banjir yang merendam badan Jalan Lintas Provinsi, tepatnya di Km 83 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras.
Bahkan pada Kamis (20/3/2025), ketinggian air yang menggenangi badan jalan lintas provinsi ini, kembali turun sekitar 5 centimeter (cm) dari hari sebelumnya. Sehingga saat ini tinggi permukaan air yang merendam badan Jalintim Km 83 sebagai lokasi titik terdalam banjir berada diangka 8-10 cm.
Kondisi itu tentunya telah membuat pengendara lebih leluasa melewati jalan nasional itu dengan lancar dan bisa menghindari lubang maupun bagian yang rusak akibat banjir. Pasalnya, badan jalan padat aktivitas itu telah terlihat karena genangan air telah nyaris kering atau surut total.
"Ya alhamdulillah, dari hari ke hari, banjir yang merendam badan Jalintim, khususnya Km 83, terus mengalami penyurutan yang sangat signifikan. Sehingga aktivitas moda transportasi di Jalan Lintas Provinsi ini berjalan sangat lancar atau nyaris normal," terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan MSi kepada Riaupos.co, Kamis (20/3/2025) di Pangkalan Kerinci.
Dijelaskan mantan Sekretaris Diskominfo Pelalawan ini, meski banjir di Jalintim telah nyaris surut total, namun para pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan bermotor, tetap diimbau dan diminta meningkatkan kewaspadaan. Khususnya pada malam hari. Pasalnya, penerangan di lokasi ini masih cukup minim.
Apalagi dampak banjir ini telah menyebabkan Jalintim dari Km 74 hingga Km 86 mengalami kerusakan berat. Dimana badan Jalan Nasional ini banyak ditemukan lubang yang cukup dalam.
"Jadi, kita imbau pengendara tetap meningkatkan kewaspadaan, saat melintas di badan Jalintim yang sebelumnya direndam banjir. Dan untuk membantu para pengguna jalan, hingga saat ini tim gabungan masih tetap siaga di lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas yang saat ini telah dibuka dua arah. Sehingga kita berharap dengan kehadiran petugas gabungan ini, dapat membantu para pengguna jalan, khususnya pemudik lebaran bisa sampai tujuan dengan selamat," ujarnya.
Ditempat terpisah, Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK melalui Kasi Humas, AKP Edy Harianto SH menambahkan bahwa, dampak kembali surutnya banjir di badan Jalintim Km 83 telah membuat arus lalu lintas berjalan semakin lancar.
"Jadi, pantauan kita bersama petugas gabungan yang masih melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi titik banjir terdalam yakni Km 83, tidak ditemukan adanya antirean kendaraan. Hal ini karena telah dibukanya arus dua arah dan tidak lagi diberlakukan sistem buka tutup jalan," ujarnya.
Selain itu, sambung mantan Kapolsek Teluk Meranti Polres Pelalawan ini, dampak menurunnya tinggi permukaan genangan air di Jalintim Km 83, maka berdasarkan pantauan pihaknya, telah terjadi peningkatan 10 persen jumlah kendaraan yang melintas di sepanjang jalur Lintas Timur Kabupaten Pelalawan pada pelaksanaan arus mudik lebaran 1446 H. Hingga saat ini kondisi arus lalu lintas masih berjalan lancar tanpa adanya kemacetan.
"Pasalnya, kita telah mengerahkan ratusan personel gabungan di titik rawan macet. Sehingga, titik yang menyebabkan terjadinya kemacetan ini dapat diantisipasi," tuturnya.
Untuk itu, melalui personiel yang melakukan pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik yang tersebar disepanjang jalintim, maka pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktifitas arus mudik lebaran, baik yang manggunakan angkutan umum, roda 4 pribadi maupun sepeda motor, agar tetap menjaga keselamatan berkendara.
"Apabila pengemudi merasa lelah berkendara atau membutuhkan informasi jalur mudik, maka dipersilahkan untuk beristirahat dan mampir pada pos–pos pengamanan dan pelayanan operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 yang telah didirikan di beberapa titik jalintim Pelalawan. Diharapkan pos pengamanan dan pos pelayanan ini dapat bermanfaat bagi pengguna jalan arus mudik lebaran," tutupnya.
Editor : Rinaldi