PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setelah membelanjakan baju baru untuk Lebaran Idul Fitri 1446 H untuk ratusan anak yatim dan duafa di Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau Petroleum kembali melaksanakan kegiatan serupa di Kota Dumai, Kamis (20/3/2025).
Kegiatan ini juga dipimpin langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid. Dikatakannya, melihat senyum anak yatim dan duafa adalah momen yang tak ternilai harganya.
Tepat sepuluh hari menjelang raya, ketika sebagian orang sibuk dengan persiapan pribadi, ada kebahagiaan tersendiri saat bisa membantu dengan mereka yang membutuhkan.
"Ya, anak yatim ini kan orang tuanya enggak ada, tentu harus kita bantu dan kita urus supaya mereka merasa kehadiran kita. Sehingga mereka dia tidak kesepian, jadi sebenarnya bantuan ini bentuk kepedulian kita," ucapnya di Citimal Kota Dumai.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak. Sehingga, kekurangan keluarga tidak harus membuat mereka berkurang semangat dalam menjalani hidup.
"Harapannya ini bisa memberikan semangat dan motivasi bagi mereka, bahwa kekurangan keluarga tidak harus membuat mereka tidak bersemangat," harapnya.
Diketahui, belanja baju raya bersama anak yatim dan duafa ini merupakan bagian program CSR (Corporate Social Responsibility) PT Riau Petroleum.
Direktur PT Riau Petroleum Husnul Kausarian, mengatakan bantuan tersebut dialokasikan untuk seribu anak yatim dan duafa di Provinsi Riau.
"Pada tahun ini setelah kita mencatatkan laba bersih, kita bisa menyisihkan untuk pelaksanaan program CSR dan ini adalah program terkait dengan santunan terhadap anak yatim dan duafa. Nah kita pada tahun ini dapat mengalokasikan untuk seribu anak yatim dan duafa di Riau," jelasnya.
Sementara itu, Rina (9), satu anak yatim tampak sumringah saat mengambil baju barunya. Tangannya yang mungil meraba kain lembut berwarna merah muda, matanya berbinar penuh rasa syukur.
"Cantik sekali bajunya, Kak. Awak mau pakai ini waktu Lebaran nanti," katanya polos, sambil menempelkan baju itu ke tubuhnya, seolah membayangkan dirinya mengenakan di hari kemenangan nanti.
Baca Juga: Sore Ini Beberapa Jalan di Kota Pekanbaru Macet Parah, Tidak Ada Petugas Lakukan Pengaturan
Di sudut lain, Rizki (11) tampak tersenyum malu-malu saat memilih baju koko berwarna putih. Ia menggenggamnya erat, seakan tak ingin lepas.
"Keren kali, aku belum pernah punya baju koko sebagus ini. Nanti aku pakai buat salat Id," ucapnya singkatnya. (sol)
Editor : M. Erizal