PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kegiatan penanaman secara simbolis dilaksanakan di Kota Dumai, tepatnya di areal halaman depan Bandara Pinang Kampai, Kamis (27/3) lalu. Menurut Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menjaga lingkungan salah satunya lewat penghijauan, menjadi kewajiban seluruh manusia.
“Kewajiban kita sebagai manusia, menanam tunas, ini bagaimana membuat bumi bisa bernapas,” ujar Kapolda Riau.
Disebutkannya, lingkungan yang terjaga dengan baik, tentunya akan membawa manfaat.
“Khususnya untuk kehidupan anak cucu kita yang lebih baik,” beber Irjen Herry.
Jenderal bintang dua ini rincikan, ada berbagai macam bibit pohon yang ditanam dalam rangka penghijauan di Riau. Bahkan ada jenis tanaman yang juga bisa dimanfaatkan untuk konsumsi.
Di antaranya, 6.070 bibit durian, 200 bibit matoa, 1.400 bibit Trembesi, 500 bibit Mahoni, 100 bibit Trembesu, 500 bibit petai, 500 batang jengkol, 200 batang bibit Pinang, 300 bibit sirsak, 200 bibit aren, dan 30 bibit ketapang.
Irjen Herry bilang, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya merehabilitasi lingkungan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
“Maksud dan tujuan penanaman pohon ini adalah kita ingin menunjukkan agar upaya-upaya kolaboratif yang dipimpin oleh Gubernur Riau dengan membuat komitmen bersama di awal,” sebutnya.Baca Juga: Hujan Deras Akhir Pekan, Sejumlah Desa di Inhu Ini Terendam Banjir
“Rehabilitasi lingkungan ini kita kembalikan ke awal, kita tunjukkan kepada masyarakat Indonesia dan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia bahwa kita berkomitmen mencegah Karhutla,” sambung Irjen Herry.
Lanjut dia, ini menjadi bagian dalam restorasi ekosistem dan mengembalikan fungsi hutan yang telah rusak akibat deforestasi atau kebakaran sebelumnya.
“Dengan adanya program penanaman pohon ini, diharapkan dapat mengurangi resiko Karhutla secara signifikan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi masyarakat Riau,” tutupnya.(hbk)
Editor : Bayu Saputra