Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jembatan Desa Pontian Mekar Putus Akibat Banjir

Raja Kasmedi • Senin, 7 April 2025 | 10:08 WIB
Jembatan penghubung antardesa Pontian Mekar (SP4) menuju Desa Tasik Juang (SP3) di Kecamatan Lubuk Batu Jaya rubuh diterjang arus banjir.
Jembatan penghubung antardesa Pontian Mekar (SP4) menuju Desa Tasik Juang (SP3) di Kecamatan Lubuk Batu Jaya rubuh diterjang arus banjir.

RENGAT (RIAUPOS.CO)- Hujan deras hingga menyebabkan banjir di Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ) menyisakan dampak bagi warga daerah itu, di mana jembatan penghubung antar Desa Pontian Mekar (SP4) menuju Desa Tasik Juang (SP3) ambruk diterjang arus banjir.

Sementara banjir akibat hujan deras yang terjadi pada Sabtu (5/4) sudah surut dan kering pada Ahad (6/4).

”Banjir akibat hujan deras, hanya hitungan jam dan pada Sabtu sore sudah surut,” ujar Camat LBJ Armin, Ahad (6/4).

Hanya saja, sebut Armin, banjir yang terjadi menyebab jembatan antardesa putus. Di mana, jembatan dengan panjang sekitar enam meter itu putus akibat arus banjir cukup deras. “Anak sungai tidak lagi dapat menampung debit air, hingga air melintas diatas hingga membuat jembatan rubuh,” sebutnya.

Akibat jembatan putus, sambung Camat LBJ, bagi warga akan menuju Desa Pontian Mekar (SP4) atau sebaliknya menuju Desa Tasik Juang (SP3), harus memutar melalui Desa Kulim Jaya. Jarak tempuh melalui Desa Kulim mencapai sekitar empat kilometer.

Atas kejadian itu, sudah dilaporkan kepada bupati hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu. “Jalan Desa Pontian Mekarmenuju Desa Tasik Juang merupakan berstatus jalan kabupaten, sehingga jembatan tersebut menjadi tanggung jawab kabupaten,” ungkapnya.

Lebih jauh disampaikannya, karena masih suasana libur perayaan Hari Raya Idulfitri, pihaknya belum membahas bersama kepala desa daerah. Pembahasan itu tentang penyampaian surat resmi kepada Pemerintah Kabupaten Inhu melalui Dinas PUPR. 

Sementara sejumlah rumah dan jalan terendam akibat banjir itu terjadi di Desa Sungai Beras Beras, Desa Tasik Juang, Desa Pontian Mekar. Selanjutnya di Desa Kulim Jaya, Desa Sungai Beras Hilir dan Desa Pondok Gelugur.

Dalam pada itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Inhu, Arif Sudaryanto ST melalui Kabid Bina Marga, Suheri ST ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penganggaran untuk penanganan jembatan tersebut.

“Untuk memastikan kondisi yang ada, tentunya kami harus turun lapangan dulu dan kemudian ditentukan berapa anggarannya,” ucapnya.(kas)

Editor : Arif Oktafian
#diguyur hujan deras #hujan deras #banjir #bencana banjir #jembatan penghubung #jembatan putus