Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Banjir di Desa Air Hitam Surut

M Amin Amran • Kamis, 10 April 2025 | 10:15 WIB
Kondisi banjir di Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Pelalawan yang telah surut total, Rabu (9/4/2025) siang.
Kondisi banjir di Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Pelalawan yang telah surut total, Rabu (9/4/2025) siang.

UKUI (RIAUPOS.CO)- Banjir yang melanda Desa Air Hitam Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan, akhirnya surut total pada Rabu (9/4) kemarin. 

Kondisi desa telah kembali normal dan tidak ada lagi genangan air seperti sebelumnya. Seperti seluruh bangunan berupa rumah warga, fasilitas umum dan fasilitas sosial sudah terbebas dari  banjir. Begitu juga dengan akses jalan desa yang sebelumnya direndam air akibat luapan debit air sungai Nilo, saat ini telah mengering dan bisa dilewati oleh kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. 

Penurunan debit banjir memang sangat signifikan dalam tiga hari terakhir. Air yang melintas cepat surut dan kembali seperti semula. “Alhamdulillah, hari ini (Rabu, 9/4,red), banjir di Desa Air Hitam sudah kering atau surut total. Debit air Sungai Nilo, tidak lagi meluap,” kata Camat Ukui Joko Syaifudin Zuhri SKM, Rabu (9/4).

Diungkapkannya, banjir mengering setelah sebelumnya air mulai naik sejak Ahad (6/4) lalu dengan ketinggian permukaan air mencapai 1,2 meter lebih. Di mana curah hujan yang sebelumnya meninggi, telah membuat debit air Sungai Nilo meluber hingga merendam permukiman serta fasilitas umum warga di Desa Air Hitam. Kemudian berangsur surut setiap harinya hingga kering total.

Selain itu, curah hujan juga telah mulai menurun, sehingga menyebabkan air cepat terserap ke tanah dan dialirkan kembali ke sungai.

“Saat ini aktivitas warga telah kembali berjalan dengan normal. Sejauh ini, dampak banjir itu tidak ada  warga yang mengungsi. Karena mayoritas rumah warga adalah rumah panggung yang tinggi dari permukaan air Sungai Nilo,” paparnya.

Meski banjir telah mengering, lanjut Camat Ukui ini, pihaknya bersama tim gabungan penanggulangan bencana alam Pemkab Pelalawan, masih tetap terus intens melakukan pengawasan dan pemantauan kondisi debit air sungai di Kecamatan Ukui, khususnya Sungai Nilo. Pasalnya, curah hujan masih cukup tinggi berdasarkan perkiraan BMKG Riau stasiun Pekanbaru. Sehingga potensi hujan ini dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya banjir susulan.

“Kami bersama tim gabungan masih tetap terus siaga dan waspada  terhadap potensi banjir susulan. Sehingga jika debit air sungai kembali meluap, maka upaya penanggulangan secara dini dapat dilakukan. Salah satunya melakukan evakuasi warga jika kondisi air sungai kian mengkhawatirkan,” ujarnya.(amn)

Editor : Arif Oktafian
#banjir surut #genangan air #akses jalan #banjir #bencana banjir #terendam banjir #fasilitas