PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jelang akhir pekan, sejumlah wilayah di Provinsi Riau diprediksi akan kembali diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, Jumat (25/4/2025).
Menurut Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi, BMKG Pekanbaru memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada sore hingga dini hari.
Hal ini juga membuat, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah sehingga masyarakat diminta waspadai saat melakukan aktifitas diluar ruangan.
Selain itu, berdasarkan analisis cuaca yang dihimpun oleh BMKG Pekanbaru sejak pagi hari di Riau umumnya cerah berawan hingga udara kabur, namun potensi hujan ringan hingga sedang tetap ada di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti.
Sedangkan siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, dan Siak.
Sementara pada malam hari, hujan berintensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Siak, Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
Hujan diprakirakan masih berlanjut hingga dini hari dan berpotensi melanda sebagian besar wilayah Riau.
Untuk suhu udara hari ini diperkirakan berkisar antara 22.0 hingga 33.0 derajat Celcius, dengan kelembapan 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah Barat Laut ke Timur dengan kecepatan 10 – 30 km/jam.
Kondisi gelombang laut di wilayah perairan Riau masih tergolong rendah, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0.5 hingga 1.25 meter.
"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Pekanbaru,” jelasnya.
Memasuki musim pancaroba, BMKG juga mencatat keberadaan titik panas (hotspot) di Provinsi Riau yang terjadi disalah satu daerah. Dan untuk, wilayah Sumatera mencatat total 12 titik panas, dengan jumlah terbanyak berada di Sumatera Selatan sebanyak 11 titik.
"Titik panas yang terdeteksi saat ini ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Untuk itu kami meminta masyarakat untuk saling menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena saat ini Provinsi Riau masih memasuki musim pancaroba," tegasnya.
Laporan Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)
Editor : M. Erizal