PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dalam kunjungan kerjanya ke Pekanbaru, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyempatkan untuk melihat produk-produk UMKM Riau di Tenun Wan Fitri, Jalan Kayu Manis. Dalam agenda tersebut, Dyah Roro melihat produk-produk kriya, makanan dan minuman yang telah dipasarkan oleh UMKM Riau.
Menurutnya, produk-produk tersebut memiliki potensi yang besar. Karena itu, Kementerian Perdagangan dikatakannya mendorong UMKM berpotensi tersebut untuk go internasional atau ekspor.
Baca Juga: Kinerja J Trust Bank Tumbuh Positif di Kuartal I
"Kalau kami dari Kementerian Perdagangan mendorong bagaimana agar produk UMKM bisa go internasional. Ini tentu tidak lepas dari pendampinan. Kalau ada UMKM siap ekpor kita bisa bantu kordonasikan dengan potential buyer," ujarnya, Senin (28/4/2025).
Ia juga mengapresiasi UMKM serta pemerintah daerah dan Bank Indonesia Riau yang menurutnya sudah hadir di tengah-tengah UMKM yang ada di Riau.
"Kita lihat kain tenun pun sudah dilakukan terobosan. Terima kasih kepada Bank Indonesia atas bantuan yang diberikan untuk meningkatkan jumlah produksi. Sekarang next step-nya adalah bagaimana bisa memperkenalkan ke pasar internasional dan kemudian kita bisa berdaya saing," lanjutnya.
Hal yang sama juga menurutnya berlaku untuk UMKM lain yang ada di Riau. Seperti UMKM yang memproduksi minuman, rendang hingga keripik tempe. Dyah mengatakan kehadirannya di situ juga sekaligus mempromosikan produk-produk yang ada agar semakin dikenal luas.
Menurutnya, penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk membantu dan merangkul para pelaku UMKM yang ada.
"Pelaku UMKM itu berkontribusi kurang lebih 61 persen dari total PDB kita. Harapanya kita bisa support bergandengan tangan pemerintah hadir ikut serta mensejahterakan," harapnya.
Baca Juga: Jaga Generasi Muda dari Pengaruh Narkoba, 50 Orang Pengurus BNK Kampar Dilantik
Di sisi lain, UMKM pun diminta proaktif mengambil peluang-peluang atau kesempatan untuk menjaring bantuan yang ada.
"UMKM juga haru pro aktif karena bantuan itu ada banyak program yang diselenggarakan. Umkm harus jemput bola. Kalau pameran produk jangan itu-itu saja, harus fair," imbaunya.
Sejauh ini, Kementerian Perdagangan dikatakan aktif merangkul dan menfasilitasi UMKM yang ingin memasarkan produknya ke mancanegara. Salah satunya ialah dengan menghadirkan website www.inaexport.co.id.
"Portal ini dihadirkan untuk pelaku UMKM yang orientasinya ingin ekpor ke luar negeri. Silakan gunakan portal tersebut karena ini portal yang kami dirikan oleh Kementerian Perdagangan sudah siap untuk difungsikan oleh pelaku UMKM. Kami juga bisa membantu menghubungkan pelaku UMKM dengan buyer di beberapa negara. Mulai dari ASEAN hingga ke Amerika. Kami kasih pendampingan juga agar terkoneksi dengan potential buyer," paparnya.
Editor : Edwar Yaman