Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sempat Terdeteksi Ada Hotspot, Setelah Dicek Ternyata Bukan, Titik Panas Berasal dari Berasal dari Pabrik

Soleh Saputra • Jumat, 23 Mei 2025 | 17:50 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, mengeluarkan informasi terkait cuaca dan titik panas yang terjadi di Provinsi Riau.

Verdasarkan pantauan citra radar BMKG Pekanbaru sebanyak 4 titik panas (hotspot) terdeteksi di Provinsi Riau sedangkan sebagian besar wilayah Riau akan diguyur hujan, Jumat (23/5/2025)

Menurut Forecaster On Duty, Bella RA, titik panas di wilayah Sumatera berkisar 49 titik yang tersebar di Aceh 1, Bengkulu 11, Jambi 12, Lampung 1, Sumatera Barat 10, Sumatera Selatan 3, Sumatera Utara 1, Kepulauan Riau 6, Riau 4.

"Untuk di Provinsi Riau, titik panas terdeteksi di Kota Dumai 1, Kabupaten Rokan Hulu 2, dan Kabupaten Bengkalis 1," katanya.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan, setelah mendapat informasi itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

“Kami dapat laporan ada empat titik hotspot di Riau, tapi setelah dilakukan pengecekan ternyata bukan titik api atau firespot. Hotspot yang terpantau berasal dari beberapa pabrik di lokasi tersebut,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan kondisi tersebut, maka hingga saat ini di provinsi Riau masih aman atau nihil dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Namun demikian, pihaknya tetap mensiagakan personil untuk mengantisipasi Karhutla karena sudah memasuki musim kemarau.

“Kalau sampai saat ini Riau masih nihil Karhutla. Namun personil tetap siapa untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla,” sebutnya.

Sementara itu, untuk bantuan helikopter Waterbombing dari pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hingga saat ini pihaknya masih menunggu, karena bantuan tersebut masih berproses.

“Kalau untuk bantuan helikopter water bombing masih diproses. Prosesnya cukup lama karena banyak prosedur yang harus dilalui,” paparnya. (sol)

Editor : M. Erizal
#titik panas #karhutla #hotspot #bpbd riau