Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Final Liga Champions, PSG vs Inter Milan: Luis Enrique Bertekad Ciptakan Sejarah Baru

Redaksi • Sabtu, 31 Mei 2025 | 12:05 WIB
Pelatih PSG Luis Enrique bercanda tentang label Ligue 1 sebagai Liga Petani.
Pelatih PSG Luis Enrique bercanda tentang label Ligue 1 sebagai Liga Petani.

MUNICH (RIAUPOS.CO) – Final Liga Champions yang mempertemukan PSG vs Inter Milan digelar Allianz Arena, Munich, Sabtu (31/5/2025) waktu setempat. Bagi PSG ini adalah final kedua mereka dalan 6 tahun terakhir dan belum pernha meeka menangkan. Hanya saja sang pelatih Luis Enrique sudah pernah merasakan bahagianya juara Liga Champions pada 2015 kala bersama Barcelona.

Kini, pria asal Spanyol tersebut kembali memijakkan kaki di puncak kompetisi tertinggi di Eropa bersama Paris Saint-Germain (PSG). Dia bertekad untuk mengujir sejarah bersama PSGF dengan menumbangkan Inter Milan

"Musim ini Liga Champions terasa seperti film thriller atau horor. Kami layak dapat hasil lebih baik, tapi penyelesaian akhir kami sering mengecewakan. Namun, kami terus membaik dan harus menyelesaikan tugas ini dengan sejarah baru," kata Enrique dikutip pada laman UEFA, Sabtu (31/5/2025).

 Baca Juga: Manchester City Siapkan Tawaran Fantastis untuk Boyong Tijjani Reijnders ke Etihad Stadium

Jejak skuad asuhan pria berdarah Spanyol ini untuk mencapai fase final terbilang tidak mudah karena harus berhadapan dengan tiga klub besar, seperti Atletico Madrid, Manchester City, dan Liverpool yang dianggap sebagai tim terbaik Eropa.

"Kami sudah bertanding dengan mereka, seolah-olah knockout sejak fase grup," tambahnya.

Berdasarkan pengamatan Luis Enrique, kini PSG telah mengalami perubahan besar dalam dua tahun terakhir semenjak dirinya jadi pelatih. Klub ibu kota asal Prancis itu kini memiliki karakter dan gaya bermain yang berbeda, dengan perpaduan pemain muda berbakat dari akademi dan rekrutan tepat sasaran.

 Baca Juga: Liverpool Kontrak Jeremie Frimpong setelah Trent Alexander-Arnold Hengkang

"Saya selalu mendapat kepercayaan penuh di sini. Target kami jelas saat ini, yaitu menjuarai Liga Champions adalah prioritas klub," ucapnya.

Mengenang atas kemenangan final juara Champions bersama Barcelona pada 2015 di Berlin, Enrique kini justru merasa lebih tenang dan hidup di saat melatih PSG, dan bersedia ciptakan rekor baru di Allianz Arena.

"Kesempatan ini sangat berarti bagi saya, PSG, pemain, dan fans. Saya yakin tim kami akan ciptakan sejarah sebagai juara dalam dekade ini," kata pria berusia 55 tahun itu.

Baca Juga: Florian Wirtz Semakin Dekat dengan Liverpool, Nilai Transfernya Bisa Capai 130 Juta Euro 

Selain itu, jelang laga final melawan Inter Milan, Enrique memprediksi pertandingan berlangsung dengan semangat bagi PSG untuk dapat merebut gelar tim terbaik di Eropa musim ini.

"Sekali ada gol, tim yang ketinggalan akan ambil risiko besar, sehingga strategi bisa berubah terus. Inter lebih berpengalaman karena sudah pernah final dua tahun lalu. Mereka tim yang kuat dalam penguasaan bola dan pertahanan," pungkasnya.***

Editor : Edwar Yaman
#inter milan #final liga champions #psg vs inter milan #luis enrique #liga champions #psg