MUNICH (RIAUPOS.CO) – Paris Saint Germain (PSG) akhirnya memenangi trofi pertama mereka di Liga Champions setelah menang telak 5-0 atas Inter Milan pada laga final di Allianz Arena, Munich, Ahad (1/6/2025) dini hari WIB. Bagi manajer Luis Enrique ini merupkaan trofi keduanya setelah pada 2015 memenanginya bersama Barcelona pada 2015.
Luis Enrique berterima kasih kepada para pendukung klub atas penghormatan indah kepada mendiang putrinya Xana -- yang meninggal pada usia 9 tahun karena kanker tulang pada tahun 2019. Enrique, yang mengenakan kaus hitam untuk menghormati Xana selama pertandingan, sedang memamerkan trofi Liga Champions di lapangan ketika para penggemar PSG membentangkan spanduk tifo Xana yang menancapkan bendera PSG biru-merah di tengah lapangan bersama ayahnya.
Gambar tersebut terinspirasi oleh foto Enrique dan Xana, yang saat itu berusia 5 tahun, sedang menancapkan bendera Barcelona di lapangan rumput di Olympiastadion Berlin setelah tim Spanyol tersebut memenangkan Liga Champions 2015 melawan Juventus.
Baca Juga: Final Liga Champions: PSG Ukir Sejarah setelah Hajar Inter Milan untuk Gelar Pertama
"Itu sangat emosional," kata Enrique kepada wartawan dalam konferensi pers pascapertandingan.
"Sangat indah untuk berpikir bahwa para pendukung memikirkan saya dan keluarga saya.Saya tidak perlu memenangkan pertandingan atau Liga Champions untuk memikirkan putri saya. Saya memikirkannya setiap hari. Ia bersama keluarga kami dan saya merasakan kehadirannya bahkan saat kami kalah,” tambha pelatih yang saat menjai pemain pernah mmebela Real Madrid dan Barcelona.
"Itu tentang memikirkan apa yang telah kami lalui bersama, memikirkan sisi positif dari sisi negatif bagi saya dan keluarga. Xana selalu bersama kami. Kami selalu memikirkannya, kami mencintainya. Kami selalu menyimpannya di hati kami," ujarnya.
"Saya pikir dia akan berlari di antara kita di sini. Itu adalah pemikiran yang luar biasa dan menyenangkan untuk dibagikan dengan keluarga dan teman-teman. Saya senang dengan spanduk itu, tetapi saya tidak perlu trofi untuk memikirkan putri saya," ujarnya mengakhiri.***
Editor : Edwar Yaman