PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menyambut libur Iduladha dan libur sekolah pada Juni 2025, PT Hutama Karya (Persero) memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen khusus untuk ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai). Kebijakan ini merupakan salah satu langkah mendukung mobilitas masyarakat selama masa liburan.
Meskipun Provinsi Riau memiliki dua ruas tol yang beroperasi, yakni Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, potongan tarif hanya diberlakukan pada ruas tol yang pertama. Hal ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat mengenai alasan tidak diberlakukannya diskon serupa di ruas lainnya.
Salah seorang warga Kota Pekanbaru, Indra (35), mengaku kecewa karena tidak adanya diskon tarif untuk ruas Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar yang akan ia gunakan untuk perjalanan menuju ke Sumatera Barat.
Baca Juga: Bupati Anton Canangkan CFD dan Lepas Jalan Santai Semarakkan Harlah Pancasila di Komplek Bina Praja
“Saya ingin menuju Sumatera Barat melalui Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, dan ia berharap ke depannya untuk Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar dapat perhatian yang sama,” ujarnya.
Kepala Regional Sumatra Bagian Tengah PT Hutama Karya (Persero), Bromo Waluko Utomo, menjelaskan bahwa pemberian diskon difokuskan pada ruas-ruas strategis dengan trafik tinggi. Tol Pekanbaru–Dumai dianggap sebagai bagian dari koridor utama pengguna jalan tol yang memiliki volume lalu lintas signifikan.
Sementara itu, ruas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar belum memenuhi kriteria untuk mendapatkan diskon tarif. Dari sisi trafik, keekonomian, dan kapasitas Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), ruas ini masih dalam tahap pertimbangan untuk masa mendatang.
“Tidak menutup kemungkinan di masa mendatang ruas tersebut akan masuk dalam kriteria penerima potongan tarif,” ujar Bromo.
Baca Juga: Sebanyak 3.044 Ekor Hewan Kurban Dipotong di Inhil, Bupati Herman Sampaikan Hal Ini
Ia menambahkan bahwa seluruh kebijakan diskon selalu mempertimbangkan keseimbangan antara pelayanan publik dan keberlanjutan bisnis. Terkait masa berlaku diskon yang hanya diterapkan dalam tiga tahap, Bromo menyebut hal ini berbeda dengan stimulus ekonomi lain yang biasanya berlangsung selama sebulan atau lebih. Potongan tarif tol ini merupakan bentuk stimulus non-APBN yang sepenuhnya berasal dari kemampuan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
“Penerapannya disesuaikan dengan momen-momen tertentu, seperti long weekend dan libur sekolah, serta berdasarkan hasil kajian menyeluruh terhadap ruas-ruas yang dinilai strategis,” jelasnya lebih lanjut.
Sementara itu, EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Adjib Al Hakim, menyampaikan data terkait volume lalu lintas (VLL) yang mencatat lonjakan signifikan selama libur panjang awal Juni. Pada 5 Juni, total kendaraan yang melintasi seluruh ruas tol mencapai 121.662 unit, naik 50,56 persen dibanding hari normal.
Baca Juga: Tabungan Kurban Baznas, 1 Sapi BRKS untuk 100 Mustahik di Bengkalis
Kenaikan tertinggi tercatat pada Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar yang meningkat 101,11 persen, diikuti Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih sebesar 76,44 persen. Namun, pada 6 Juni, volume lalu lintas menurun menjadi 85.305 kendaraan, dengan ruas Tol Pekanbaru–Dumai mencatat penurunan sebesar 18,51 persen.
Pada 7 Juni, tercatat sebanyak total 97.923 kendaraan melintasi JTTS, akumulasi dari 95.368 kendaraan pada ruas operasi dengan peningkatan 9,87 persen. Meski demikian, Tol Pekanbaru–Dumai masih mencatat penurunan volume sebesar 14,07 persen. Kebijakan diskon ini diharapkan dapat menjadi stimulus positif bagi perekonomian daerah, sambil tetap mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kesehatan keuangan BUJT.(bay)
Editor : Edwar Yaman