Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diskon 20 Persen Tarif Tol Diterapkan Bertahap, di Riau Hanya Tol Pekanbaru-Dumai

Bayu Saputra • Senin, 9 Juni 2025 | 09:45 WIB

Petugas memberikan arahan kepada sopir truk yang melintas di Tol Pekanbaru-Dumai, Ahad (8/6/2025).
Petugas memberikan arahan kepada sopir truk yang melintas di Tol Pekanbaru-Dumai, Ahad (8/6/2025).


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PT Hutama Karya (Persero) memberikan potongan tarif tol atau diskon sebesar 20 persen selama sepuluh hari pada beberapa ruas utama Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Diskon ini diterapkan secara bertahap. Di Riau, diskon ini hanya berlaku untuk Tol Pekanbaru-Dumai.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menyampaikan, potongan tarif akan diberikan dalam tiga tahap.

Pertama, 6 Juni pukul 07.00 WIB hingga 9 Juni pukul 07.00 WIB.

Kedua, pada 27 Juni pukul 07.00 WIB hingga 29 Juni pukul 07.00 WIB. Ketiga, pada 11 Juli pukul 07.00 WIB hingga 13 Juli pukul 07.00 WIB.

Potongan tarif berlaku untuk seluruh golongan kendaraan pada Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Tol Indralaya-Prabumulih (Indraprabu), dan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh).

Sedangkan untuk Tol Indrapura-Kisaran (Inkis) dan Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) diberlakukan pada 6 Juni pukul 00.00 WIB hingga 9 Juni pukul 24.00 WIB, tanggal 27 Juni pukul 00.00 WIB hingga 29 Juni pukul 24.00 WIB, dan 11 Juli pukul 00.00 WIB hingga 13 Juli pukul 24.00 WIB.

“Potongan tarif berlaku dua arah dan hanya untuk pengguna jalan tol dengan jarak terjauh yang bertransaksi menggunakan kartu Uang Elektronik (UE) dengan saldo yang cukup,” ujar Adjib.

Lebih detail, setelah diberlakukan potongan tarif sebesar 20 persen maka tarik dari GT Pekanbaru menuju GT Dumai atau sebaliknya untuk kendaraan Golongan I dari Rp171.500 menjadi Rp137.000, kendaraan Golongan II dan III dari Rp257.000 menjadi Rp205.500, dan kendaraan Golongan IV dan V dari Rp343.000 menjadi Rp274.000.

“Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan optimal, baik dari kelayakan kendaraan, kesiapan fisik, hingga kecukupan saldo uang elektronik disarankan pula untuk merencanakan waktu istirahat di rest area selama perjalanan,” tuturnya.

Kebijakan ini mendukung program pemerintah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi pada Kuartal II Tahun 2025 khususnya bagi masyarakat di wilayah Sumatera untuk memanfaatkan momentum Libur Hari Raya Idul Adha serta libur sekolah 2025.

 

Namun kebijakan ini menimbulkan pertanyaan dari sejumlah pengguna jalan, terutama pengguna jalan tol. Pasalnya, di Provinsi Riau ada dua ruas tol yang aktif, yakni Tol Pekanbaru–Dumai dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar. Yang diskon hanya Tol Pekanbaru-Dumai.

Salah seorang warga Kota Pekanbaru, Indra (35), mengaku kecewa lantaran ruas yang akan dilalui menuju Sumatera Barat yakni Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, tidak mendapatkan diskon.

“Saya ingin menuju Sumbar lewat Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar. Semoga ke depan ruas ini juga bisa mendapatkan perhatian yang sama,” ujarnya, Ahad (8/6).

Menanggapi hal ini, Kepala Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya Bromo Waluko Utomo menjelaskan, diskon diberikan untuk ruas-ruas strategis yang memiliki volume lalu lintas tinggi.

Tol Pekanbaru–Dumai dinilai sebagai koridor utama dengan trafik signifikan selama periode libur.

“Pemberian potongan tarif didasarkan pada hasil kajian terhadap trafik, keekonomian, dan kapasitas BUJT (Badan Usaha Jalan Tol). Untuk saat ini, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar belum memenuhi kriteria tersebut,” ungkap Bromo, Ahad (8/6).

Meski begitu, tak menutup kemungkinan pemberian diskon dapat dilakukan di masa mendatang apabila ruas tersebut masuk dalam parameter strategis.

Dijelaskan pula, diskon tarif ini hanya berlaku dalam tiga tahap dan berbeda dengan stimulus ekonomi lainnya yang biasanya berlangsung dalam durasi lebih panjang.

Kebijakan ini bersifat stimulus non-APBN, sepenuhnya berasal dari kemampuan keuangan BUJT.

“Penerapannya menyesuaikan dengan momentum seperti long weekend dan libur sekolah. Semua diputuskan melalui kajian menyeluruh,” tambah Bromo.

Sementara itu, EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengungkapkan bahwa volume lalu lintas mengalami lonjakan selama libur panjang awal Juni.

 

Pada 5 Juni, tercatat sebanyak 121.662 kendaraan melintasi seluruh ruas tol, atau meningkat 50,56 persen dibanding hari normal.

Lonjakan tertinggi terjadi di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang mencatat peningkatan hingga 101,11 persen, diikuti Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih sebesar 76,44 persen.

Namun, volume kendaraan menurun menjadi 85.305 unit pada 6 Juni, dengan ruas Tol Pekanbaru–Dumai mengalami penurunan hingga 18,51 persen.

Adapun pada 7 Juni, total kendaraan yang melintasi jaringan tol JTTS tercatat sebanyak 97.923 unit, naik 9,87 persen dari hari sebelumnya.

Meski begitu, Tol Pekanbaru–Dumai masih mencatat penurunan trafik sebesar 14,07 persen.

Diharapkan, kebijakan potongan tarif ini dapat menjadi stimulus positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengesampingkan prinsip keberlanjutan dan kesehatan keuangan BUJT.(das)

Laporan SOLEH SAPUTRA dan BAYU SAPUTRA, Pekanbaru

Editor : Arif Oktafian
#tol pekanbaru xiii koto kampar #tol #diskon tol #pekanbaru dumai #jalan tol permai #Diskon tol jtts 20 persen #riau #Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) #tol pekanbaru bangkinang #diskon #Jalan tol di riau #JTTS Tahap 1 dan 2