Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lobi Gubri Berhasil, Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Sekolah

Soleh Saputra • Kamis, 12 Juni 2025 | 11:05 WIB
Gubernur Riau Abdul Wahid saat menemui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Gubernur Riau Abdul Wahid saat menemui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Jakarta, beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -Lobi Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid kembali membuahkan hasil manis. Setelah PLN setuju membangun infrastruktur kelistrikan, selanjutnya giliran pemerintah pusat menyetujui usulan revitalisasi sejumlah sekolah yang bangunannya sudah memprihatinkan. 

Ya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya mengakomodir aspirasi Provinsi Riau yang disampaikan Gubri Abdul Wahid beberapa waktu lalu. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya menerangkan, Kemendikdasmen telah merespons positif upaya yang diperjuangkan Gubri untuk pendidikan di Riau.

Respons tersebut di antaranya akan merevitalisasi 25 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sudah ada SK penetapannya, merevitalisasi 35 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang masih proses verifikasi, serta satu Sekolah Luar Biasa (SLB) yang sudah ada SK penetapannya. Selain itu, ada juga pembangunan lima Unit Sekolah Baru (USB) yang tersebar di beberapa kabupaten di Riau yang sedang tahap verifikasi oleh tim kementerian.

“Alhamdulillah perjuangan Gubernur Abdul Wahid road show ke kementerian, termasuk Kemendikdasmen menbuahkan hasil yang baik. Kita mengucapkan terima kasih kepada Kemendisdasmen yang responsif. Mudah-mudahan ke depan mutu dan kualitas pendidikan di Provinsi Riau makin baik dan membanggakan,” ujar Erisman, Rabu (11/6).

Seperti diketahui, Rabu (7/5) lalu, Gubri Abdul Wahid bersama rombongan bupati dan wali kota se-Riau menemui Mendikdasmen untuk menyuarakan persoalan pendidikan di Provinsi Riau. Abdul Wahid saat itu menuturkan, banyak sekolah di Riau, khususnya di daerah terpencil dan pedesaan yang kondisinya tidak layak dan perlu penanganan segera.

Baca Juga: Lagu Nuansa Bening di Spotify Di-Takedown Vidi Aldiano, Keenan Nasution Beri Tanggapan Begini 

“Kendala kami adalah soal sekolah yang tidak layak. Banyak kondisi sekolah kami yang memprihatinkan karena APBD yang terbatas, tentu tidak mampu semua sekolah SMA maupun SMK dibenahi sendiri. Usulan kami untuk SMA ada 32, SMK ada 35, dan 1 SLB yang mau direvitalisasi,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti mengatakan, bahwa pada 2025 pihaknya merencanakan renovasi terhadap 11.440 sekolah dengan tingkat kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Jumlah ini menjadi bagian dari target perbaikan sarana pendidikan secara nasional.

“Saat ini terdapat lebih dari 100.000 sekolah yang mengalami kerusakan fisik. Dengan kecepatan perbaikan seperti sekarang, diperlukan waktu sekitar 10 tahun untuk menyelesaikan seluruhnya,” jelasnya.

Sebelumnya, kata Abdul Mu’ti, tugas renovasi sekolah berada di bawah Kementerian PUPR. Namun, tahun ini kewenangan tersebut dilimpahkan kepada Kemendikdasmen. “Pemerintah akan melakukan pemetaan untuk menentukan sekolah-sekolah yang layak mendapat bantuan renovasi. Proses ini akan mengutamakan asas kebutuhan dan urgensi,” ungkapnya.

“Prioritas bantuan ditujukan bagi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat. Baik sekolah negeri maupun swasta akan menjadi sasaran dalam program ini,” tambahnya.(adv/sol)

Editor : Bayu Saputra
#Abdul Wahid #sekolah #Mu'ti #gubri