Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jemaah Haji Riau Laksanakan Umrah Sunah Terakhir

Redaksi • Jumat, 13 Juni 2025 | 11:20 WIB
Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Surabaya tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Kamis (12/6/2025).
Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Surabaya tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Kamis (12/6/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jemaah Haji Riau mulai bersiap-siap untuk kembali ke Tanah Air Indonesia. Saat ini jemaah sedang me­lakukan ber­bagai kegiatan ibadah jelang bertolak dari Makkah. Mereka melaksanakan umrah sunah, ziarah sekaligus melaksanakan miqat.

“Beberapa jemaah melaksanakan ziarah ke Kota Thoif sekaligus miqat di Miqat Qarn Al Manazil (Al Sail Al Kabir Miqat) untuk melaksanakan umrah sunah terakhir sebelum kepulangan,” ujar Ketua Kloter 4 BTH, Asynul Kamis (12/6).

Dilaporkan Asynul, para jemaah secara umum dalam kondisi sehat meski ada yang mengalami penurunan kesehatan setelah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). “Selama di Armuzna istirahat jamaah kurang dan cuaca di Arafah, Muzdalifah, Mina panas sehingga jemaah banyak batuk dan demam,” sambungnya.

Menurut jadwal yang dikeluarkan Kementerian Agama (Kemenag) Riau, jemaah Kloter 4 BTH ini dijadwalkan tiba di asrama haji Batam pada 15 Juni 2025. “In sya Allah 15 Juni take off pukul 10.00 WAS Jeddah-Batam. Landing pukul 23.30 WIB,” tuturnya.

Sementara itu, jemaah haji Riau asal Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter 5 BTH, Kloter 6 BTH, kloter gabungan Kloter 15 BTH dan Kloter 17 BTH mulai dipulangkan bertahap mulai 16 Juni hingga 1 Juli 2025.

“Seluruh penerbangan dari Arab Saudi akan mendarat di Batam sebelum para jemaah melanjutkan perjalanan menuju Pekanbaru. Total terdapat enam penerbangan dari Batam ke Pekanbaru, yang akan membawa para jamaah kembali ke kampung halaman mereka,” jelas Kepala Kemenag Kampar Fuadi Ahmad melalui Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Dirhamsyah.

Dirhamsyah menjelaskan, Kloter 5 BTH sebanyak 440 jemaah dipulangkan melalui penerbangan dari Jeddah ke Batam dijadwalkan pada 16 Juni 2025, pukul 08.40 Waktu Jeddah dan akan tiba di Batam pukul 22.10 WIB. ‘’Jemaah kemudian diterbangkan ke Pekanbaru dalam tiga gelombang pada 17 Juni,” jelas Dirhamsyah.

Untuk Kloter 6 BTH sebanyak 152 jemaah haji mulai dipulangkan melalui penerbangan dari Jeddah ke Batam dijadwalkan 17 Juni 2025, pukul 09.15 Waktu Jeddah, dan tiba di Batam pukul 22.45 WIB. Jemaah diberangkatkan ke Pekanbaru pada 18 Juni 2025, pukul 11.00 WIB dan tiba pukul 11.45 WIB.

Sementara Kloter 15 BTH sebanyak 23 jemaah mulai dipulang melalui

penerbangan dari Madinah ke Batam dilakukan pada 26 Juni 2025, pukul 21.15 Waktu Madinah, tiba di Batam pada 27 Juni, pukul 10.40 WIB. Keberangkatan dari Batam ke Pekanbaru dijadwalkan 28 Juni 2025, pukul 09.40 WIB.

Sedangkan Kloter 17 BTH adalah kloter terakhir sebanyak 4 jamaah haji diberangkat dari Madinah pada 29 Juni 2025, pukul 23.00 Waktu Madinah, dan tiba di Batam pada 30 Juni, pukul 12.55 WIB. Penerbangan dari Batam ke Pekanbaru dilaksanakan pada 1 Juli 2025, pukul 09.40–10.35 WIB.

Isu Pengurangan Kuota Haji

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membantah kabar pengurangan kuota haji Indonesia hingga 50 persen yang sempat viral di media sosial (medsos) beberapa hari terakhir. Menurut dia, isu tersebut sama sekali tidak pernah dibahas dalam forum resmi bersama otoritas Arab Saudi.

”Saya tidak pernah men­dengarkan isu itu. Beberapa kali kami rapat, tidak pernah ada pembahasan seperti itu,” ujarnya sebelum melepas kepulangan jemaah haji asal Lombok di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Kamis (12/6).

Nasaruddin menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi dalam hal penyelenggaraan ibadah haji tetap berlangsung baik dan profesional. Tidak ada indikasi penurunan kuota dari pihak mana pun. ”Hubungan kita dengan pemerintah Saudi Arabia sangat baik. Memang ada kekurangan, tapi semua negara juga punya kelemahan. Tidak ada yang sempurna,” tambahnya.

Sebagai informasi, kuota haji Indonesia justru cenderung stabil dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, kuota jemaah Indonesia sebesar 229.000 orang, naik menjadi 241.000 orang pada 2024, dan tahun ini, 2025, kuota mencapai 221.000 orang.

Nasaruddin juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas haji yang berjibaku di tengah cuaca ekstrem demi memastikan jemaah mendapatkan layanan terbaik. ”Lihat sendiri jemaah kita. Lihat petugas kita yang bekerja di lapangan dengan ikhlas,” katanya.(ilo/kom/dho/dya/dim/aph/jpg)

Editor : Bayu Saputra
#hajiIndonesia #haji #haji 2025