Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Menkes Resmikan Groundbreaking Rumah Sakit Vertikal di Riau Fokus Penanganan Jantung, Stroke, dan Uro-Nefrologi 

Soleh Saputra • Sabtu, 14 Juni 2025 | 11:30 WIB
Peresmian Groundbreaking Rumah Sakit Vertikal Riau
Peresmian Groundbreaking Rumah Sakit Vertikal Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin resmi melaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) Rumah Sakit (RS) Vertikal Riau di Jalan Naga Sakti Pekanbaru, Jumat (13/6). Rumah sakit milik pemerintah pusat ini nantinya akan fokus pada penanganan jantung, stroke, dan uro-nefrologi.

Pelaksana Harian (Plh) Se­kretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau M Job Kurniawan menyebutkan, pembangunan proyek nasional ini merupakan bukti nyata sinergisitas berbagai pihak dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang bermutu nasional.

“Prosesi groundbreaking ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kabupaten kota dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang bermutu dan berstandar nasional,” ujar M Job Kurniawan, Jumat (13/6).

“Dengan keunggulan yang dikhususkan pada pelayanan jantung, stroke dan uro-nefrologi. Mudah-mudahan nantinya akan ditambah juga bidang khusus lainnya yaitu kanker,” tambahnya. M Job Kurniawan meyakini dengan semangat bersama, kehadiran RS Vertikal Riau dapat segera dinikmati masyarakat dalam waktu tak terlalu lama.

“Kami mengucapkan terima kasih atas upaya ini. Mudah-mudahan dengan berdirinya rumah sakit ini ada efek ekonomi dan sebagainya sehingga masyarakat Riau yang selama ini mencari pengobatan ke luar negeri dapat menjadikan ini tourism pariwisata yang ada Riau,” ungkapnya.

RS Vertikal Riau ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat dalam berobat ke luar negeri serta membawa manfaat besar. Bukan hanya di bidang kesehatan, namun juga mendorong perekonomian.

“Rumah sakit ini diharapkan dapat mendukung Kota Pekanbaru berkembang sebagai destinasi medical tourism. Ini adalah langkah strategis yang membawa manfaat besar, tidak hanya bidang kesehatan, tapi juga untuk perekonomian daerah dan bangsa,” sebutnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap dengan adanya rumah sakit ini masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di Pulau Sumatera tidak lagi berobat ke luar negeri. Karena, berdasarkan data, setiap tahun ada 2 jutaan masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri.

“Harapannya setelah rumah sakit ini selesai dan beroperasi, maka masyarakat Indonesia terutama yang ada di Pulau Sumatera tidak berobat ke luar negeri lagi,” katanya.

Selain jumlahnya yang banyak, masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri menghabiskan biaya Rp176 triliun per tahun. Jika nantinya rumah sakit ini sudah beroperasi, pihaknya menargetkan minimal bisa menyerap 10 persen biaya yang dikeluarkan masyarakat tersebut.

“Biaya masyarakat Indonesia yang dikeluarkan ketika berobat ke luar negeri mencapai Rp176 triliun per tahun. Jika kita bisa menarik 10 persen saja, maka bisa terserap anggaran sekitar Rp17 triliun per tahunnya,” sebutnya. 

Karena itu, selain akan memberikan pelayanan yang baik dan tidak kalah dengan rumah sakit yang ada di luar negeri, Kemenkes juga akan memberikan peralatan yang bagus dan dengan teknologi terkini. 

“Rumah sakit ini nantinya harus menjadi rumah sakit yang baik, dari sisi pelayanan, peralatan, dan juga menjadi pusat pendidikan. Indikator rumah sakit ini sudah baik, jika nantinya sudah ada orang luar negeri yang berobat ke sini,” ujarnya.(adv/sol)

Editor : Bayu Saputra
#rumah sakit vertikal #menkes