Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Progres Jalan Tol Lingkar Pekanbaru Capai 57 Persen, Komitmen Hutama Karya Memperkuat Infrastruktur Riau

Redaksi • Minggu, 6 Juli 2025 | 11:21 WIB

Pekerjaan pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru) terus dikebut, progresnya hingga awal Juli 2025 mencapai 57 persen.
Pekerjaan pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru) terus dikebut, progresnya hingga awal Juli 2025 mencapai 57 persen.


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Hutama Karya mencatatkan progres signifikan dalam pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru) yang telah mencapai 57,57 persen.

Proyek infrastruktur strategis sepanjang 30,5 kilometer ini dirancang untuk memperkuat konektivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar melalui pembukaan akses yang lebih luas dan penciptaan peluang ekonomi baru.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi sosial ekonomi melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Kami memahami bahwa setiap proyek infrastruktur yang kami bangun memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Jalan tol ini bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menghubungkan harapan masyarakat dengan peluang ekonomi yang lebih baik," ujar Adjib dalam keterangan resmi yang diterima Riaupos.co, Ahad (6/7/2025).

Lebih lanjut Adjib menjelaskan proyek Jalan Tol Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru – Bypass Pekanbaru) merupakan bagian integral dari jaringan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat yang akan tersambung dengan Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Pekanbaru-Bangkinang-XIII Koto Kampar.

Integrasi ini menciptakan ekosistem transportasi yang memungkinkan distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien, sekaligus membuka isolasi geografis yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat di daerah terpencil.

Serta dilengkapi dengan 3 (tiga) pintu masuk dan keluar di Rimbo Panjang, Jalan Siak, dan Muara Fajar untuk memudahkan akses masyarakat.

Infrastruktur penting dalam ruas ini adalah jembatan utama sepanjang 97,5 meter dengan total panjang jembatan 200 meter yang melintasi Sungai Siak.

Fasilitas pendukung berupa rest area Tipe A akan dibangun untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan, dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang terintegrasi dengan produk lokal.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Hutama Karya akan rutin mengadakan dialog dengan masyarakat setiap bulan untuk memastikan aspirasi warga tertampung dengan baik.

Hutama Karya menyadari bahwa setiap proyek infrastruktur memiliki tantangan tersendiri, termasuk dalam hal pembebasan lahan dan koordinasi dengan masyarakat.

Perusahaan berkomitmen untuk menyelesaikan setiap tantangan melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lokal.

Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), Tol Palembang – Indralaya (22 km), Tol Indralaya - Prabumulih (64 Km).

Kemudian Tol Betung - Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir - Tempino) (33,6 Km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (16,725 km).

Tol Pekanbaru – Dumai (132 km), Tol Medan – Binjai (17 km) Tol Binjai – Langsa Seksi Binjai – Pangkalan Brandan (58 km), Tol Pekanbaru - XIII Koto Kampar (55,4 Km).

Tol Padang - Sicincin (35,45 Km), Tol Indrapura – Kisaran (48 km), Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Sinaksak (91 km) dan Tol Sigli Banda Aceh Seksi 2 – 6 (49 km).(egp)

 

Editor : Eka G Putra
#tol pekanbaru xiii koto kampar #Hutama Karya #jalan tol permai #tol pekanbaru bangkinang #infrastruktur riau #jalan tol lingkar pekanbaru #tol pekanbaru padang