PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bantuan pangan beras sebanyak kurang lebih 5.565 ton akan diberikan kepada 278.250 penerima bantuan pangan (PBP) yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau. Setiap penerima akan menerima 10 kilogram (kg) beras per bulan selama dua bulan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau M Job Kurniawan resmi melepas tim penyaluran bantuan ini di Perum Bulog Jadirejo Pekanbaru, Kamis (17/7). Hadir juga Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Riau-Kepulauan Riau Ismet Erlando, Kepala DKP Pekanbaru H Maisisco, dan forkopimda.
“Kami sudah launching bantuan pangan beras untuk 278.250 penerima. Sebanyak kurang lebih 5.565 ton beras akan disalurkan,” ujar M Job Kurniawan kepada Riau Pos, Kamis (17/7).
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Badan Pangan Nasional (Bapanas), bulog, dan jajaran pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dari segi kondisi ekonomi dan sosial.
M Job menjelaskan, distribusi akan melalui delapan gudang bulog yang tersebar di wilayah Riau. Penyaluran ditargetkan rampung pada 31 Juli mendatang. ‘’Ada di Jadirejo Pekanbaru, di Batas, di Damon Bengkalis, Teluk Binjai, Tandun Rokan Hulu, Bungaraya Siak, Tembilahan Hulu dan Sekip Hulu untuk kemudian disalurkan ke desa-desa dan kelurahan,’’ kata dia.
“Penyerahan beras harus lebih baik karena bulog langsung turun mendistribusikannya. Mari mengawal penyaluran ini agar bejalan lancar dan memastikan distribusinya tepat sasaran, tepat waktu, serta tepat jumlah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Riau dan Kepulauan Riau Ismed Erlando menyampaikan, penyaluran bantuan pangan bertujuan untuk mengurangi pengeluaran beban ekonomi penerima bantuan.
Selain itu, ini juga sebagai salah satu upaya menurunkan dan pengentasan kemiskinan ekstrem. “Penyaluran bantuan pangan ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem, kerawanan bahan pangan, kekurangan gizi, serta mengurangi gejolak harga pangan,” jelasnya.
Penerima bantuan pangan di Riau telah mengalami penurunan angka dibanding tahun sebelumnya, yaitu 316.751 penerima di tahun 2024. Hal ini diharapkan terjadi karena angka kemiskinan ekstrem menurun di beberapa tempat.
Ismed Erlando mengungkapkan, pada periode Juni-Juli 2025, memang ada beberapa perubahan, selain jumlah, juga dalam teknis pendistribusian, di mana saat ini, transpoter hanya berperan sebagai pendistribusi beras ke titik yang akan dibagikan. Di lapangan, bulog juga dibantu oleh petugas kelurahan dan desa bekerja sama dengan TNI dan Polri.
27.502 Masyarakat Inhil Akan Terima
Sebanyak 27.502 masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menerima bantuan pangan beras ini. Dari total bantuan mencapai 550.040 kg untuk alokasi Juni-Juli 2025, penyaluran mencakup 20 kecamatan dan 236 desa/kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
“Ada 27.502 PBP se-Inhil akan menerima masing-masing 20 kilogram beras, dengan total bantuan mencapai 550.040 kilogram untuk alokasi Juni–Juli 2025. Penyaluran ini mencakup 20 kecamatan dan 236 desa/kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten,” ujar Bupati Inhil Herman, Kamis (17/7).(sol/ayi/*2)
Editor : Bayu Saputra