PELALAWAN (RIAUPOS.CO)- Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) masih menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan. Sejak Januari hingga pertengahan tahun 2025, kasus fatalitas laka lantas di Negeri Seiya Sekata ini masih kerap terjadi.
Ahad (20/7) malam, kecelakaan maut yang menelan korban jiwa kembali terjadi, melibatkan tiga kendaraan.
Akibat insiden tersebut, 5 orang meninggal dunia, dan 4 orang luka ringan di Jalan Lintas Timur KM 50+700 tepatnya di wilayah Kecamatan Bandar Sei Kijang, .
Hal ini terjadi setelah mobil minibus bernomor polisi D 1239 ZB yang dikemudikan Khairul dengan membawa 9 penumpang bertabrakan dengan truk balak BM 9887 AV yang dikemudikan oleh Selamat di Jalan Lintas Timur sekitar pukul 22.00 WIB.
‘’Usai kejadian, jasad korban Khairul bersama dua penumpangnya, Deni Hermanto (28) dan Yasrul (42) yang telah meninggal dunia dan telah dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP) langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih,’’ ujar Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK kepada Riau Pos, Senin (21/7).
Sedangkan dua penumpang lainnya, lanjut Kapolres, Annisa Putri (19) dan Putri Novia Safriani (26) sempat dirawat namun menghembuskan nafas terakhir di RSUD Selasih.
Kemudian tiga penumpang lain, Asyiva Yulia (24), Sopya Tus Suhada (24), dan Erik Gunawan (31) mengalami luka-luka. Sementara sopir truk, Selamat, hanya mengalami luka ringan dan masih diperiksa oleh Satlantas Polres Pelalawan.
Diungkapkan Kapolres, kecelakaan tersebut bermula saat truk tronton BH 8241 HN yang dikemudikan oleh Tri Ali Darto, berhenti di tanjakan di bahu jalan sebelah kiri karena kehabisan bensin.
Sementara itu, dari arah yang sama, truk balak BM 9887 AV yang dikemudikan oleh Selamat ingin mendahului truk tronton BH 8241 HN, namun tidak kuat menanjak sehingga termundur ke belakang dan menabrak sisi kanan truk tronton.
Pada saat bersamaan, mobil MPV D 1239 ZB yang dikemudikan Khairul tidak dapat menghindar dan menabrak bagian belakang truk balak BM 9887 AV, sehingga terseret dan masuk ke dalam jurang sebelah kiri.
Akibat dari kecelakaan ini, 3 orang meninggal dunia di tempat kejadian, yaitu Khairul, Deni Hermanto, dan Yasrul.
‘’’Kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat. Kerusakan diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Sementara penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan,’’ ujarnya.
Saat ini, polisi juga telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi antara lain Fulisokhi Giawa dan Riki Prananda Lubis.***
Editor : Arif Oktafian