PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBSKDA) Riau menurunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) ke lokasi seorang buruh diterkam harimau, wilayah Merawang, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (2/8). Kejadian penerkaman terjadi sehari sebelumnya, pada Jumat (1/8). Kabid Teknis KSDA BBKSDA Riau Ujang Holisidin menyebutkan, pihaknya telah mempersiapkan prosedur dan rencana mitigasi di kawasan yang diketahui sebagai habitat harimau sumatera Semenanjung Kampar tersebut.
‘’Tim kita masih dalam perjalanan. Setelah tiba, tim langsung akan melakukan koordinasi dengan para pihak di tingkat tapak, terutama manajemen perusahaan di lokasi dalam rangka memastikan kronologis kejadian,’’ ucapnya.
Setelah melakukan analisa berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lapangan, Tim WRU menurut Ujang, langsung mengambil tindakan sesuai prosedur.
‘’Setelah peninjauan dan identifikasi lokasi, tim akan melakukan pemasangan camera trap dalam rangka mengidentifikasi harimau sumatera yang berkonflik,’’ sambung Ujang.
Tim WRU juga akan melakukan penilaian dalam rangka penetapan tindak lanjut. Ia juga memastikan, bila harimau masih berada belum menjauh dari lokasi. Makanya jebakan akan dipasang. Sementara itu, kata Ujang, komunikasi dengan manajemen perusahaan tempat buruh bekerja akan terus dilakukan. Salah satunya untuk melakukan upaya sosialisasi kepada para pekerja dan penerapan prosedur bekerja ketika berada di wilayah hutan dekat dengan habitat harimau.
Diberitakan sebelumnya, seorang buruh perawatan akasia PT Theo Charles Ertilizer bernama Abdul Susanto (40) dilaporkan diterkam harimau di areal tanaman akasia di Merawang, Kecamatan Teluk Meranti, Jumat (1/8) pagi. Susanto (40) yang sedang membersihkan gulma, ketika tiba-tiba diterkam harimau. Beruntung dua rekannya muncul melakukan penyelamatan sehingga binatang buas yang sempat bergumul dengannya lari kembali ke hutan.
Hanya saja, akibat kejadian itu, Susanto mengalami luka berat. Dia mengalami luka robek pada bagian kepala, pelipis, dan leher. Ia juga mengalami patah tulang lengan kanan bagian atas.(end)
Editor : Bayu Saputra