Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harimau yang Terkam Pekerja Akasia di Teluk Meranti Masuk Perangkap

Hendrawan Kariman • Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:30 WIB
Harimau yang sempat menyerang pekerja akasia di Merawang, Teluk Meranti, Pelalawan masuk perangkap pada Senin (11/8/2025).
Harimau yang sempat menyerang pekerja akasia di Merawang, Teluk Meranti, Pelalawan masuk perangkap pada Senin (11/8/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Harimau yang menerkam pekerja kebun akasia di Merawang, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau tertangkap. Sempat dilaporan tidak terdeteksi lebih dari sepekan, satwa terancam punah tersebut masuk perangkap pada Senin (11/8/2025) sore.

''Seekor harimau usia remaja berhasil masuk perangkap sekitar pukul 16.00 WIB sore,'' demikian disebutkan Supartono, Kepala Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pada Selasa (12/8/2025) sore.

Supartono menjeskan, Harimau Sumatera yang perangkap dengan umpan seekor kambung itu diperkirakan masih berusia lima tahun. Usia itu masih remaja pada satwa harimau.

Usai masuk perangkap, harimau langsung menjalani pemeriksaan awal di lokasi. Tim BBSKDA Riau di lapangan mengambil sampel darah, feses dan ludah untuk diuji di laboratorium.

Supartono sendiri tidak langsung memastikan, apakah harimau yang kini masih dalam pengawasan intensit itu, merupakan harimau yang sama menyerang seorang pekerja kebun beberapa waktu lalu.

''Makanya kita melakukan pemeriksaan, untuk mengetahui apakah terdapat DNA manusia pada tubuh atau kotoran harimau, yang bisa menguatkan dugaan keterkaitan dengan kasus serangan terhadap pekerja,'' jelasnya.

Harimau itu sendiri sudah dievakuasi keluar dari Pelakawan. Sambil menunggu hasil uji laboratorium, satwa buas terancam punah itu sementara akan dititipkan di pusat penyelamatan satwa di Sumatera Barat.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang buruh perawatan akasia PT Theo Charles Ertilizer, Abdul Susanto (40), dilaporjan diterkam harimau di areal tanaman akasia di Merawang, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Jumat (1/8/2025) lalu.

Korban bersama dua rekannya, Ridwan Firdaus dan Ujang, tengah menyemprot gulma pohon akasia. Abdul yang berjarak sekitar 10 meter dari dua rekannya itu tiba-tiba berteriak.

Alangkah terkejutnya mereka berdua ketika melihat Abdul sedang bergumul dengan seekor harimau.

Harimau itu kemudian dapat diusir dan korban selamat. Hanya saja ia mengalami luka robek pada bagian kepala, pelipis, leher dan patah tulang lengan kanan bagian atas.

 

Editor : Eka G Putra
#harimau terkam manusia #bbksda riau #harimau masuk perangkap #harimau sumatera #teluk meranti #Harimau di kebun akasia teluk meranti #harimau serang manusia #pekerja diterkam harimau