Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BNN Amankan 63 Kg Ganja di Kampus UIN Suska, Presma Dorong Upaya Perbaikan Total

Afiat Ananda • Kamis, 14 Agustus 2025 | 22:45 WIB
Presiden Mahasiswa (Presma) BEM UIN Suska Asdifli saat memimpin sebuah aksi demo, beberapa waktu lalu.
Presiden Mahasiswa (Presma) BEM UIN Suska Asdifli saat memimpin sebuah aksi demo, beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis ganja di lingkungan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau.

Tak tanggung-tanggung, ada 63 ganja kering siap edar diamankan berikut beberapa orang tersangka.

Atas kejadian ini, Presiden Mahasiswa (Presma) BEM UIN Suska Asdifli meminta agar kejadian tersebut sebagai alarm keras bagi semua pihak. Terutama pihak kampus yang dinilai tidak cukup baik dalam menerapkan sistem pengawasan dan keamanan kampus.

"Ini bukan sekadar peristiwa yang mengejutkan, tetapi tanda bahwa kita lengah. UIN Suska Riau seharusnya menjadi benteng nilai-nilai keilmuan dan akhlak, bukan tempat peredaran barang haram. Kasus ini merusak kredibilitas kampus di mata masyarakat,” ujar Asdifli melalui keterangan tertulis diterima Riaupos.co, Kamis (14/8/2025).

Ia menilai hal tersebut terjadi karena lemahnya sistem keamanan, minimnya patroli, dan absennya langkah pencegahan. Beberapa poin itulah yang menjadi celah dan dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

"Kami mendesak rektorat untuk segera mengambil langkah nyata seperti memperketat pengawasan di seluruh area kampus, memasang CCTV di titik rawan, membentuk patroli rutin, dan meningkatkan sistem yang lebih terintegrasi," pintanya.

Ia menegaskan bahwa perbaikan ini tidak bisa ditunda. Ia mengingatkan bahwa peristiwa yang terjadi menjadi tamparan keras untuk seluruh civitas akademika.

"Jika kampus kembali lalai, berarti kita sedang membuka pintu bagi kehancuran generasi terutama mahasiswa UIN Suska Riau," imbuhnya.

Dalam sebuah konferensi pers, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim II (Suska) Riau menegaskan dua tersangka peredaran ganja kering 63 kilogram berinisial RS dan S bukan tercatat sebagai mahasiswa lagi, karena telah berstatus "drop out".

“Kami sudah mengecek 'database', nama mereka sudah tidak ada lagi. Mereka bukan mahasiswa aktif dan sudah tidak tercatat di sistem kemahasiswaan,” kata Rektor UIN Suska Leny Nofianti di Pekanbaru.

Ia mengaku prihatin atas keterlibatan mantan mahasiswa dalam kasus narkoba. Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kampus, kedua tersangka pernah menjadi anggota organisasi mahasiswa pecinta alam (Mapala).

Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Suska, Harris Simaremare menyebut barang bukti ganja ditemukan di atap Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dengan cara pelaku memanjat menggunakan tangga.

Laporan Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor : M. Erizal
#uin suska riau #Peredaran Narkoba di Kampus #narkoba jenis ganja #bnn riau