Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pascalangka, 20 Ton Beras Premium Bakal Masuk Lagi di Meranti, Sejam Berton-ton Beras Bulog Ludes

Wira Saputra • Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:45 WIB
Pemkab Kepulauan Meranti melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali turun ke lapangan untuk melakukan monitoring harga beras di Selatpanjang, Selasa (19/8/2025) siang.
Pemkab Kepulauan Meranti melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali turun ke lapangan untuk melakukan monitoring harga beras di Selatpanjang, Selasa (19/8/2025) siang.

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Pasokan beras premium bakal kembali beredar di pasar Kepulauan Meranti, pascaterjadinya kelangkaan dalam beberapa pekan terakhir.

Tidak kurang dari 20 ton beras premium dari Jambi akan tiba dalam waktu dekat ini melalui salah satu agen asal Kecamatab Tebingtinggi. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Budianto pihak agen yang berasal dari PT Sejahtera Sakti, ketika menerima kunjungan jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah Kepulauan Meranti, Selasa (19/8/2025) sore

"Besok masuk dan proses loading 20 ton. Beras ini kami pasok langsung dari distributor Jambi. Namun siap edar dalam beberapa hari ke depan," ungkapnya kepada wartawan dan tim.

Secara rinci 20 ton beras kategori premium tersebut mencakup kemasan 20 Kg dengan harga jual Rp308 ribu, dan kemasan 10 Kg dengan harga jual Rp155 ribu.

Pada saat yang bersamaan, Plt Kadisperindag Kepulauan Meranti Miftah turut membenarkan apa yang telah disampaikan oleh agen.

"Berdasarkan pengakuan agen, besok masuk 20 ton dari Jambi. Nantinya akan di salurkan ke beberapa tempat (swalayan)," ujar Miftah.

Menurutnya dengan masuknya beras ini nanti dapat memenuhi kebutuhan pascakelangkaan dalam sepekan mendatang.

Persediaan ini nantinya bakal memenuhi kebutuhan beras premium dalam sepekan kedepan, namun pihaknya akan tetap mengevaluasi persediaan dan rencana pasokan lanjutan.

"Meski demikian, kita tetap koordinasi dan monitoring, agen mana saja yang mengambil beras itu nantinya," tambah Miftah," bebernya.

Gerakan Pangan Murah

Selanjutnya, Pemkab Kepulauan Meranti memastikan kebutuhan masyarakat terhadap beras tetap aman melalui operasi gerakan pangan murah yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dengan Bulog.

Kepala DKPP Ifwandi menyebut setelah sukses menggelar kegiatan yang sama sebelumnya, hari ini Rabu (20/8/2025) mereka kembali menggelar program tersebut secara serentak di beberapa titik untuk menyalurkan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)

"Saat ini sedang loading 15 ton beras SPHP Bulog dan akan segera didistribusikan besok secara serentak di beberapa titik. Dalam satu jam habis,"ungkapnya.

Rincinya gerakan itu akan berlangsung di Banglas dengan persediaan 2 ton, Alahair 1 ton, Sesap 1 ton, Alahair Timur 3 ton, dan Selatpanjang Kota 8 ton.

“Selain itu, dua hari mendatang kami juga akan disalurkan kembali sebanyak 14 ton beras untuk Kecamatan Tebingtinggi Barat hingga, Mengkikip, Kundur, dan Batang Malas,” ujar Ifwandi.

Dengan demikian, total beras SPHP yang akan digelontorkan mencapai 29,2 ton. Sementara itu, untuk wilayah kecamatan lain seperti Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir dipastikan masih aman karena merupakan daerah penghasil beras lokal.(wir)

 

Editor : Edwar Yaman
#beras bulog #beras langka #kelangkaan beras #beras premium #kepulauan meranti