Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dapi Fadhillah, Si Tukang Tari Sinshow Alam Cahayo, Dari Dulu Ingin Jadi Anak Tari Togak Luan

Desriandi Candra • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:27 WIB

Aksi anak tari, Dafi Fadhillah dengan Jalur Tuah Alam Cahayo Negeri Cerenti saat bertanding di Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kamis (21/8/2025).
Aksi anak tari, Dafi Fadhillah dengan Jalur Tuah Alam Cahayo Negeri Cerenti saat bertanding di Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kamis (21/8/2025).

Pacu jalur tradisional 2025 telah dimulai. Ada 228 jalur yang beradu cepat di arena Tepian Narosa Teluk Kuantan selama lima hari, dari 20 -24 Agustus 2025.

Laporan DESRIANDI CANDRA, Teluk Kuantan

SELAMA perhelatan tradisi dan budaya Kuansing, ribuan mata akan tertuju dengan lajunya jalur dan aksi tarian Togak Luan di atas jalur yang dilakukan anak Si Tukang Tari.

Pacu jalur memang sudah viral mendunia. Ini berkat keterlibatan semua komponen masyarakat Kuansing. Mulai dari pemerintah daerah di bawah komando Bupati Dr H Suhardiman Amby MM Datuk Panglimo Dalam, maupun komponen lainnya.

Pacu jalur, telah viral hingga kebelahan dunia sebelum iven pacu jalur tradisional dihelat. Lewat viralnya aksi anak si Tukang Tari, Togak Luan Jalur Tuah Khogi Dubalang Ghajo Desa Pintu Gobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Rayyan Arkan Dikha.

Lewat aksi tariannya yang kemudian viral dengan sebutan tarian Aura Farming oleh netizen di berbagai medsos dengan iringan musik rapp Young Black And Rich yang dibawakan oleh penyanyi asal Amerika Serikat Melly Mike, pacu jalur dan nama Dikha 'melambung' dikenal banyak kalangan pejabat negara, artis dalam dan luar negeri. Bahkan kalangan YouTuber, wisatawan mancanegara, menteri negara, hingga Wapres Rakabuming Raka, Presiden RI H Prabowo Subianto maupun para Duta Besar negara sahabat, mengenal tarian Aura Farming.

Mereka dibuat 'penasaran' ingin bertemu Dikha dan melihat aksi tarian aura farming yang dilakukannya. Bahkan Presiden RI H Prabowo Subianto dan Wapres Rakabuming Raka sampai mengundang Dikha ke Istana Negara Jakarta dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 80 tahun.

Tidak hanya Dikha yang diundang ke Istana Negara dalam perayaan HUT RI itu, tetapi juga 10 orang anak Si Tukang Tari dari beberapa jalur unggulan asal Kuansing.

Salah satunya adalah, Dapi Fadhillah. Bocah laki-laki yang baru berusia 10 tahun dan duduk kelas V SDN 05 Desa Sikakak Kecamatan Cerenti.

Bocah laki-laki yang akrab disapa Dapi ini, merupakan anak Si Tukang Tari dari Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori. Dapi memang belum lama menjadi Si Tukang Tari Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori. Dia baru melakoni selama dua tahun atau sejak tahun 2023 silam. Tetapi aksi tariannya tidak kalah lincah dan menarik dari King Aura Farming Rayyan Arkan Dikha saat ini.

"Saya senang menjadi anak si Tukang Tari. Dari dulu ingin," kata Dapi didampingi ibu angkatnya, Mittra Rianda Putri, Kamis (21/8/2025) di kajang (tenda) jalur.

Dapi merupakan anak sulung dari dua bersaudara pasangan Novariani dan Eka Saputra. Ibunya hanya jualan sayuran di pasar dagang dan bapaknya usaha warung kopi.

Bila Dikha memiliki tarian Togak Luan tembak-tembak, putar-putar tangan di luan jalur, Dapi rupanya juga tak kalah lincah. Bahkan, bocah asal Cerenti ini punya gerakan tarian pamungkas, yakni tarian sinshow.

Dapi tidak pernah menyangka bersama Dikha dan beberapa anak Si Tukang Tari lainnya, diundang langsung oleh Presiden RI H Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Istana Negara dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 lalu.

Kepandaiannya menari Togak Luan, didapatnya secara otodidak. Dari menonton pacu jalur, medsos, YouTube dan Televisi.

Menurut Mittra, ibu angkat Dapi maupun pihak keluarga tidak pernah menyangka kalau anak mereka mendapat undangan langsung dari Presiden dan Wakil Presiden RI ke Istana Negara. "Kami tak pernah menyangka, anak kami bersama Dikha dan lainnya, diundang Presiden dan Wapres RI," ujarnya.

Selama bersama Jalur Alam Cahayo, prestasi Dapi dan jalur desanya cukup bersinar. Pada tahun 2023, berhasil meraih Juara II di Gumanti, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Lalu tahun 2024, meraih Juara 1 tingkat rayon di Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuansing. Tahun 2024, Juara III tingkat rayon di Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuansing. 2024 juara 1 tingkat rayon di Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing. Tahun 2024, Juara III tingkat rayon di Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing. Tahun 2024, Juara IX di puncak pacu jalur di Tepian Narosa, Kabupaten kuansing.

Lalu, 2025, Juara III tingkat rayon di Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuansing. 2025 juara II tingkat rayon di Kecamatan Basrah, Kabupaten Kuansing.

"Mudah-mudahan Dapi dan Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori bisa semakin berprestasi dan bisa juara di Tepian Narosa Teluk Kuantan," sebut Mittra.

Pada pacu jalur di Tepian Narosa Teluk Kuantan tahun 2025 ini, Jalur Alam Cahyo Tuah Nagori Desa Sikak berhasil lolos ke hari keempat setelah mengalahkan lawan-lawannya.

Editor : Rinaldi
#si tukang tari #pacu jalur #Togak Luan #Aura Farming