JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ada mitos di mayarakat, kopi lanang memiliki khasiat sebagai afrodisiak atau penambah vitalitas pria. Kopi lanang adalah biji kopi yang hanya menghasilkan satu biji per buah sehingga nutrisinya lebih terkonsentrasi.
Untuk mengetahui keunikan kopi itu, lima mahasiswa Universitas Malikussaleh melakukan penelitian tentang potensi kopi gayo robusta lanang sebagai afrodisiak alami.
Dosen pembimbing penelitian, dr Sri Wahyuni MSc menilai riset ini penting karena berkaitan dengan isu kesehatan reproduksi pria yang erat kaitannya dengan gizi masyarakat.
"Adaun penelitian yang mereka lakukan fokus pada analisis dan penyajian seduhan kopi lanang secara langsung," ujarnya.
Penelitian ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui skema PKM-RE 2025 dengan anggaran sekitar Rp7 juta dan berlangsung selama empat bulan.
Adapun tim ini terdiri dari Rafida Nala Burhani (Kedokteran 2024), Erliana Syaharani (Kedokteran 2022), Miranda (Kedokteran 2022), Minta Ito Tanjung (Teknik Kimia 2022), dan Fardan Ilham (Agroekoteknologi 2023).
Gangguan vitalitas pria atau disfungsi ereksi (DE) merupakan masalah kesehatan yang berdampak besar pada kualitas hidup, kesehatan mental, hingga keharmonisan pasangan. Di Indonesia, prevalensi DE mencapai 35,6 persen pada pria usia 20–80 tahun.
Melihat data tersebut, riset mengenai potensi penanganan alami menjadi semakin relevan untuk dilakukan. Tim berharap penelitian ini tidak hanya memperkaya literatur ilmiah mengenai kopi Gayo, tetapi juga membuka jalan pemanfaatan potensi lokal sebagai solusi kesehatan.
"Selain itu, tim juga berharap dapat memberikan jawaban yang lebih objektif mengenai apakah benar kopi lanang menyimpan rahasia sebagai afrodisiak, atau hanya sekadar cerita turun-temurun," pungkas dr Sri.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : Rinaldi