PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Perwakilan pimpinan Universitas Riau bersama dengan BEM menemui Khariq Anhar, di Polda Metro Jaya, Selasa (2/9/2025), pukul 15.00 WIB. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kondisi Khariq baik baik saja.
Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga puluh menit. Kunjungan lansung itu merupakan bentuk empati dan simpati universitas terhadap kondisi mahasiswanya yang sedang menjalani proses hukum tersebut.
Dalam pertemuan itu, Khariq Anhar menyampaikan kondisinya dalam keadaan sehat wal afiat. Ia juga menuturkan bahwa kebutuhan dasarnya tercukupi, dan makan tiga kali sehari.
"Khariq juga menitipkan pesan kepada orang tua dan keluarga agar tidak perlu khawatir. Ia menegaskan dirinya sehat dan baik-baik saja," ungkap Prof Dr Hermandra MA, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau.
Khariq mengaku, belakangan ini terutama ayahnya di kampung menghadapi tekanan psikologis akibat tindakan doxing yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Khariq berharap masyarakat tidak ikut memperburuk keadaan serta tetap mendoakan dirinya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan 3 Fakultas Pertanian Dr M Amrul Khoiri SP MP turut memberikan semangat kepada Khariq agar tetap tabah dan bersabar. Kunjungan ini menjadi wujud komitmen Universitas Riau dalam memberikan pendampingan moral kepada mahasiswa, sekaligus memastikan hak-hak akademik mahasiswa tetap diperhatikan.
Editor : Rinaldi