Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Akhirnya Pemobil yang Pukul Pejalan Kaki di Pekanbaru Jadi Tersangka

Dofi Iskandar • Rabu, 17 September 2025 | 13:57 WIB
Tangkapan layar video cekcok antara pemobil dan pejalan kaki terjadi di Jalan As-shofa Pekanbaru, beberapa waktu lalu.
Tangkapan layar video cekcok antara pemobil dan pejalan kaki terjadi di Jalan As-shofa Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Akhirnya pihak kepolisian menetapkan Olvi Pradiyan alias OP sebagai tersangka kasus penganiayaan kepada seorang pejalan kaki berinisial RSS yang terjadi beberapa waktu lalu di Jalan As-Shofa Pekanbaru.

Pelaku ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa sebagai saksi, Senin (15/9/2025) kemarin. Pengendara mobil tersebut nekat menganiaya pejalan kaki berinisial RSS hingga anak usia 9 bulan yang dibawanya terjatuh.

"Pelaku OP telah ditetapkan tersangka. OP ditetapkan tersangka terkait kasus penganiayaan. Dia dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan kepada pejalan kaki, RSS," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra saat dikonfirmasi, Rabu (17/9/2025).

Dijelaskannya, penetapan tersangka dilakukan setelah Olvi diperiksa sebagai saksi pada Senin (15/9) lalu. Selanjutnya polisi langsung melakukan gelar perkara dan menetapkan Olvi sebagai tersangka.

Sebelumnya video cekcok antara pemobil dan pejalan kaki terjadi di Pekanbaru, Riau viral di media sosial. Mirisnya, pemobil memukul pejalan kaki yang gendong balita hingga terjatuh.

Dalam video, pada Kamis (28/8/2025), cekcok itu diduga bermula dari selisih di jalanan. Pejalan kaki lalu menghampiri sang sopir karena merasa tersenggol dan ia sempat memukul bodi mobil.

Aksi itu rupanya membuat pemobil emosi. Ia langsung turun dan menyorong pejalan kaki yang saat itu tengah menggendong balita di bagian depan di Jalan As-Shofa, Pekanbaru.

Pejalan kaki terlihat coba meletakkan sang anak, tetapi terus diserang hingga balita itu jatuh di jalanan. Aksi itu langsung membuat pejalan kaki emosi dan nyaris baku hantam.

Dalam video lain, terlihat keduanya dilerai masyarakat dan guru di sekolah As-Shofa. Namun pemobil justru 'ngegas' dan ngaku punya keluarga aparat. Sementara pejalan kaki berinisial RSS mengaku awalnya ia hanya tersenggol. Lalu refleks mengetuk body mobil. "Posisi di awal itu saya jalan, tersenggol ya dan saya refleks saja (pukul body mobil). Tapi itu pelan, kan terlihat di video viral itu," terangnya.

Editor : Rinaldi
#pengemudi mobil #pejalan kaki #tersangka penganiayaan