Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dosen FKIP Unri Gelar Penelitian Deep Learning Berbasis Tradisi Batobo

Herianto Baserah • Kamis, 25 September 2025 | 11:10 WIB
Ketua Tim  Penelitian Dr Hendri Marhadi SE MPd  saat memberikan materi Deep Learning Berbasis Batobo di SDN 105 Pekanbaru, Jumat (29/8/2025).
Ketua Tim Penelitian Dr Hendri Marhadi SE MPd saat memberikan materi Deep Learning Berbasis Batobo di SDN 105 Pekanbaru, Jumat (29/8/2025).

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Tim peneliti Universitas Riau (Unri) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa melakukan observasi ketiga dalam rangka penelitian yang berjudul ‘’Deep Learning: Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Tradisi Batobo bagi murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 105 Pekanbaru’’  Jumat (29/8/2025).

Sebelumnya, tim telah melaksanakan observasi pertama dan kedua untuk mengevaluasi implementasi penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Tradisi Batobo dalam pembelajaran di SD. Penelitian ini didanai oleh skema RISET Unggul dengan sumber pendanaan DIPA Unri Tahun 2025 yang mendukung pelaksanaan kegiatan secara maksimal.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Ketua Tim  adalah Dr Hendri Marhadi SE MPd dan para dosen berkompeten yaitu Dr Erlisnawati MPd, Dr Elmustian MA, Siska Mardes MPd Kons dan Raudha Nur Hidayah Al Jannah MPd. Melibatkan mahasiswa-mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam proses penelitian ini, yaitu Vista Cindy SPd, Islahul Adila Rahma, Khairina Safitri dan Sy Fathul Arini.

‘’Kolaborasi ini merupakan wujud dari sinergi antara akademisi dan mahasiswa dalam mengembangkan penelitian yang bermanfaat bagi dunia pendidikan, khususnya di bidang pendidikan karakter dan lingkungan,’’ ujar Hendri Mahardi.

Disebutkannya, kegiatan observasi ketiga ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penelitian untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan melalui metode pembelajaran berbasis tradisi Batobo. Dalam observasi kali ini, murid SDN 105 Pekanbaru melaksanakan serangkaian kegiatan yang berfokus pada pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan dan karakter. Pada sesi pertama, murid diberikan tugas untuk memasukkan pupuk ke dalam polybag sebagai langkah awal dalam kegiatan berkebun.

Selanjutnya, murid melakukan penanaman benih cabai dan terong sebagai bagian dari kegiatan praktis yang mengajarkan murid untuk merawat dan menghargai alam. Pada kegiatan observasi ketiga ini, murid melanjutkan proses tersebut dengan melakukan penyiraman benih yang telah ditanam sebagai bentuk perawatan terhadap tumbuhan yang mereka tanam sendiri.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan murid pada pentingnya keberlanjutan lingkungan, serta mengajarkan mereka tanggung jawab, kerjasama dan rasa peduli terhadap alam sekitar.

Kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan murid pada aspek teknis pertanian, tetapi juga  membentuk karakter murid yang sesuai dengan profil Pelajar Pancasila. Hal ini sangat penting dalam pembentukan sikap murid yang mengedepankan nilai-nilai gotong royong, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dan alam. Dalam konteks ini, tradisi Batobo dimanfaatkan sebagai pendekatan menghubungkan nilai-nilai budaya lokal dengan pendidikan karakter yang berbasis prinsip-prinsip Pancasila.

‘’Harapan dari kegiatan ini adalah agar murid tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis terkait lingkungan, tetapi juga dapat menginternalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila,‘’ terangnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis tradisi lokal dalam pendidikan karakter. Melalui pendekatan ini, semoga  murid dapat lebih mudah mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar sekolah. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya memberikan pengetahuan praktis tentang perawatan tumbuhan, tetapi juga membangun karakter murid dalam menghadapi tantangan hidup yang semakin kompleks.

Dengan berlanjutnya observasi dan penelitian ini, inovasi-inovasi dalam pendidikan dapat diterapkan lebih luas, khususnya dalam penguatan karakter siswa melalui praktik pembelajaran berbasis tradisi lokal. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter yang kokoh, berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila yang relevan dengan tantangan zaman. Sebagai penutup, tim peneliti berharap bahwa hasil dari penelitian ini tidak hanya bermanfaat bagi murid SDN 105 Pekanbaru, tetapi juga dapat menjadi model pembelajaran yang dapat diadaptasi di sekolah-sekolah lain.(nto/c)

Editor : Edwar Yaman
#Deep Learning #dosen fkip unri #tradisi batobo #observasi